comscore

Kasus Harian Covid-19 Melonjak, New Delhi Kembali Terapkan Aturan Masker

Willy Haryono - 20 April 2022 22:16 WIB
Kasus Harian Covid-19 Melonjak, New Delhi Kembali Terapkan Aturan Masker
Warga India memakai masker di sebuah stasiun kereta api di New Delhi, 25 Maret 2021. (Prakash SINGH / AFP)
New Delhi: Ibu kota India, New Delhi, kembali memberlakukan aturan wajib memakai masker di ruang publik di tengah melonjaknya kasus harian Covid-19. New Delhi juga meningkatkan kapasitas tes Covud-19 dalam mengantisipasi ancaman varian-varian baru, termasuk Omicron XE.

Dikutip dari The Peninsula, Rabu, 20 April 2022, penerapan kembali aturan memakai masker di New Delhi dilakukan usai terdeteksinya varian Omicron XE di kota Mumbai.
Sepanjang pekan ini, kasus harian Covid-19 di India melampaui 2 ribu, lebih dari dua kali lipat dibanding pekan sebelumnya. Lonjakan ini terjadi setelah India melonggarkan sebagian besar aturan Covid-19, termasuk yang meliputi aktivitas perkantoran, sekolah hingga tempat hiburan.

Pelonggaran juga terjadi di negara lain, seperti AS yang mencabut mandat masker di transportasi umum, dan Singapura yang tidak mewajibkan pemakaian masker di luar ruangan.

Walau tidak ada indikasi sistem kesehatan India akan kewalahan seperti musim panas tahun lalu, di saat kasus harian mencapai 400 ribu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan risiko terus bermunculannya varian baru Covid-19.

Saat ini otoritas India masih menyelidiki penyebaran varian Omicron XE di Mumbai. Mumbai, kota di negara bagian Maharashtra, juga telah melonggarkan semua pembatasan Covid-19 seperti kota-kota lainnya di India.

Namun dalam sebuah surat tertanggal 19 April, pemerintah federal India meminta negara-negara bagian, termasuk Maharashtra dan Mizoram, untuk memperketat kembali protokol kesehatan.

India adalah salah satu negara yang terkena dampak terparah Covid-19, dengan lebih dari 43 juta kasus dan 522 ribu kematian sejauh ini, menurut data resmi pemerintah.

Pemerintah India di bawah Perdana Menteri Narendra Modi sedang mempermasalahkan data terbaru dari studi WHO, yang menyebutkan bahwa angka kematian Covid-19 di Negeri Bollywood telah mencapai lebih dari 4 juta.

Merespons studi tersebut, India mengatakan bahwa metodologi penghitungan dalam studi WHO tersebut patut "dipertanyakan."

Baca:  India Kecam WHO atas Laporan 4 Juta Kematian Covid-19

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id