Semua Warga Ho Chi Minh City akan Jalani Tes Covid-19

    Willy Haryono - 01 Juni 2021 07:55 WIB
    Semua Warga Ho Chi Minh City akan Jalani Tes Covid-19
    Pengendara sepeda motor memakai masker saat berada di salah satu ruas jalan di Ho Chi Minh City, Vietnam pada 8 September 2020. (Nhac NGUYEN / AFP)



    Ho Chi Minh: Pemerintah Vietnam berencana melakukan tes Covid-19 kepada semua warga kota Ho Chi Minh City. Senin kemarin, Vietnam telah memberlakukan pembatasan yang lebih ketat di kota tersebut dalam upaya meredam penyebaran Covid-19.

    Warga kota Ho Chi Minh hanya diperbolehkan keluar rumah untuk aktivitas esensial. Perkumpulan publik dengan jumlah lebih dari 10 orang juga dilarang hingga dua pekan ke depan.

     



    Sebelum adanya larangan tersebut, Vietnam telah menutup sejumlah tempat usaha non-esensial sejak Kamis pekan kemarin. Penutupan dilakukan saat angka kasus harian Covid-19 di Ho Chi Minh mulai meningkat.

    Menurut laporan surat kabar Vietnam News, dilansir dari laman Shanghai Daily pada Selasa, 1 Juni 2021, otoritas Ho Chi Minh berencana melakukan tes Covid-19 kepada seluruh warga yang jumlahnya berkisar 9 juta jiwa.

    Nantinya, tes Covid-19 akan dilakukan sebanyak 100 ribu per hari.

    Sejak akhir April, lonjakan Covid-19 telah menyebar ke 31 wilayah perkotaan dan provinsi di Vietnam dengan lebih dari 4.000 kasus. Angka tersebut hampir dua kali lipat dari total jumlah kasus di Vietnam sejak awal pandemi.

    Sabtu kemarin, Menteri Kesehatan Nguyen Thanh Long mengatakan bahwa beberapa pasien Covid-19 di Vietnam terinfeksi hibrida varian India dan Inggris. Ia mengatakan hibrida ini mungkin lebih gampang menular sehingga memicu lonjakan Covid-19 di seantero Vietnam.

    Baca:  Varian Hibrida Covid-19 Inggris dan India Ditemukan di Vietnam

    Vietnam telah memvaksinasi 1 juta warga dengan vaksin buatan AstraZeneca. Vietnam telah menyepakati perjanjian pengadaan 30 juta dosis vaksin Pfizer yang akan dikirimkan tahun ini.

    Selain itu, Vietnam juga sedang berkomunikasi dengan Moderna untuk menyalurkan tambahan vaksin. Vietnam berencana memvaksinasi penuh 80 persen dari total 96 juta penduduknya.

    Vaksin Slank untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id