Puluhan Aktivis Ditangkap di Bawah UU Keamanan Nasional Hong Kong

    Willy Haryono - 06 Januari 2021 09:06 WIB
    Puluhan Aktivis Ditangkap di Bawah UU Keamanan Nasional Hong Kong
    Kepolisian Hong Kong berpatroli di salah satu titik di kota semi-otonom tersebut. (AFP)
    Hong Kong: Lebih dari 50 aktivis pro-demokrasi Hong Kong ditangkap pada Rabu, 6 Januari 2021, atas tuduhan melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional. Media lokal melaporkan, penangkapan tersebut merupakan yang terbesar di bawah UU Keamanan Nasional sejauh ini

    Dilansir dari laman Channel News Asia, penangkapan 50 aktivis di Hong Kong meliputi beberapa tokoh ternama seperti James To, Lam Cheuk Ting, dan Lester Shum.

    Kepolisian Hong Kong belum bersedia berkomentar mengenai penangkapan saat dimintai keterangan oleh awak media.

    Menurut keterangan Partai Demokratik Hong Kong via akun Facebook, polisi menangkap para aktivis yang menyeleksi secara independen sejumlah kandidat untuk pemilu legislatif di Hong Kong. Hong Kong dan Tiongkok mengingatkan pemungutan semacam itu mungkin dapat dianggap sebagai pelanggaran.

    Pihak partai mengatakan, upaya untuk meraih mayoritas di parlemen Hong Kong dipandang sebagai "bentuk subversi dan melanggar UU Keamanan Nasional."

    Pemilu legislatif Hong Kong pada akhirnya ditunda. Otoritas Hong Kong menegaskan bahwa penundaan diakibatkan pandemi virus korona (covid-19), bukan alasan lain.

    UU Keamanan Nasional telah diterapkan Tiongkok terhadap Hong Kong pada Juni tahun lalu. UU tersebut mengatur mengenai jenis-jenis pelanggaran terkait keamanan nasional, yang meliputi subversi, aksi pemisahan diri, terorisme, dan berkolusi dengan kekuatan asing.

    Seseorang yang terbukti bersalah di bawah UU Keamanan Nasional terancam dijatuhi vonis penjara seumur hidup. Sejumlah negara Barat dan grup hak asasi manusia memandang UU Keamanan Nasional sebagai alat untuk membungkam kritik.

    Namun otoritas Hong Kong menegaskan, UU Keamanan Nasional bertujuan menjaga ketertiban dengan tetap menjamin kebebasan masyarakat.

    Baca:  UU Keamanan Nasional Diyakini Mampu Pulihkan Hong Kong


    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id