comscore

Tonga Bersiap Terapkan Lockdown, Penyaluran Bantuan Tetap Berlanjut

Willy Haryono - 02 Februari 2022 13:48 WIB
Tonga Bersiap Terapkan Lockdown, Penyaluran Bantuan Tetap Berlanjut
Kapal Angkatan Laut Australia HMAS Adelaide yang membawa bantuan darurat berlabuh di Vuna Wharf, Tonga, 26 Januari 2022. (Mary Lyn FONUA / Matangi Tonga / AFP)
Nuku'alofa: Tonga berencana menerapkan status penguncian (lockdown) hari ini, Rabu, 2 Februari 2022, usai mencatat tambahan tiga kasus Covid-19 yang menjadikan totalnya sejak awal pandemi di angka lima.

Kendati begitu, penyaluran bantuan darurat terkait bencana erupsi dan tsunami akan terus berlanjut.
Dalam sebuah konferensi pers di ibu kota Nuku'alofa, Perdana Menteri Tonga Siaosi Sovaleni mengatakan bahwa seorang perempuan dan dua anaknya telah dinyatakan positif Covid-19. Kurang dari 24 jam sebelumnya, Tonga mengonfirmasi adanya dua pekerja pelabuhan yang terinfeksi Covid-19.

Baca:  Setelah Dihantam Erupsi Gunung, Tonga Kini Hadapi Lockdown Covid-19

Dilansir dari rnz.co.nz, kedua pekerja tersebut saat ini sedang diisolasi di Camp Taliai, sebuah pangkalan militer Tonga. Keduanya positif Covid-19 usai mengumpulkan bantuan darurat dari kapal-kapal negara asing.

PM Sovaleni tidak menyebutkan dari kapal negara mana dua pekerja itu mengangkut bantuan darurat. Saat ini, pelabuhan Nuku'alofa dipenuhi kapal berisi bantuan darurat dari berbagai negara sahabat, termasuk milik Angkatan Laut Australia.

Ketua Parlemen Tonga, Lord Fakafanua, mengatakan kepada media RNZ Pacific bahwa dirinya belum mengetahui dari mana dua pekerja pelabuhan itu terinfeksi Covid-19. Status lockdown hari ini diberlakukan beberapa pekan usai Tonga dilanda erupsi gunung berapi bawah laut dan gelombang tsunami.

Usai bencana tersebut, sejumlah negara beramai-ramai menyalurkan bantuan ke Tonga. Namun otoritas Tonga mewanti-wanti agar penyaluran bantuan dilakukan dengan menghindari kontak fisik untuk mencegah penularan Covid-19.

"Perdana menteri telah menginformasikan kepada saya pagi ini, bahwa bantuan akan terus didistribusikan ke Tonga. Penyaluran bantuan ini akan berlanjut di bawah status lockdown," sebut Lord Fakafanua.

Ia menambahkan, pihaknya khawatir akan adanya wabah Covid-19 di Vava'u, karena seorang kontak dekat dari salah satu kasus Covid-19 di Tonga telah mengunjungi wilayah tersebut dalam sepekan terakhir.

Dua pekan usai bencana, jaringan telekomunikasi di Tonga belum dapat dipulihkan. Erupsi dahsyat gunung berapi bawah laut telah memutus jaringan kabel bawah laut dekat Tonga.


(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id