Selandia Baru Berencana Cabut Seluruh Tindakan Covid-19

    Fajar Nugraha - 03 Juni 2020 17:25 WIB
    Selandia Baru Berencana Cabut Seluruh Tindakan Covid-19
    Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berencana cabut tindakan covid-19. Foto: AFP
    Wellington: Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan pemerintahannya dapat mencabut semua langkah sosial untuk mengembalikan negara itu ke kehidupan normal, kecuali penutupan perbatasan internasional, pada awal minggu depan.

    Ardern akan memutuskan pada Senin apakah negara tersebut siap untuk beralih ke tingkat 1, lebih dari dua bulan setelah dia memberlakukan kuncian atau lockdown tingkat 4 yang ketat. Lockdown itu menutup sebagian besar bisnis dan memaksa orang untuk tinggal di rumah, dalam menanggapi pandemi virus korona.

    Lebih lanjut PM Arden mengatakan bahwa menunggu hingga Senin akan memungkinkannya untuk melihat apakah perubahan baru-baru ini, seperti penghapusan pembatasan jumlah orang di bar dan pada pertemuan sosial, telah menyebabkan peningkatan kasus.

    "Jika tidak, maka kita akan berada dalam posisi yang baik untuk bergerak," katanya saat konferensi pers yang disiarkan televisi, seperti dikutip Channel News Asia, Rabu, 3 Juni 2020.

    “Berdasarkan aturan protokol kesehatan level 1, tidak ada persyaratan untuk jarak fisik atau batasan jumlah orang yang diizinkan di tempat-tempat seperti bar, klub, gereja, dan tempat-tempat olahraga,” katanya.

    Namun, akan ada satu perubahan besar dari normalitas pra-pandemi, tanpa ada rencana segera untuk membuka kembali perbatasan Selandia Baru.

    Selandia Baru tidak mencatat kasus covid-19 baru untuk hari ke 12 berturut-turut pada hari Rabu, dan hanya memiliki satu kasus aktif.

    Keputusan Ardern untuk segera memberlakukan salah satu penguncian paling keras di dunia telah dipuji menghambat penyebaran covid-19 di Selandia Baru. Negeri Kiwi melaporkan total 1.504 kasus dan 22 kematian terkait covid-19.

    PM Ardern mengatakan fokus di bawah waspada level 1 akan beralih ke langkah-langkah kesehatan masyarakat dan kebersihan pribadi. Masyarakat diwajibkan seperti mencuci tangan secara teratur, isolasi diri oleh siapa pun dengan gejala seperti flu dan pelacakan kontak.

    Pemerintah akan bekerja dengan penyelenggara acara berskala besar untuk mengembangkan ‘kode COVID’ sukarela. Kode ini yang akan membantu otoritas dalam melacak kontak jika diperlukan.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id