comscore

Pemerintah Tonga: 85 Persen Populasi Terdampak Hujan Abu dan Tsunami

Fajar Nugraha - 24 Januari 2022 15:21 WIB
Pemerintah Tonga: 85 Persen Populasi Terdampak Hujan Abu dan Tsunami
Abu vulkanik penuhi wilayah di Tonga usai letusan gunung api Hunga Tonga-Hunga Ha'apai. Foto: AFP
Nuku'alofa: Tonga berada di jalan yang panjang menuju pemulihan, karena 85 persen penduduk terkena dampak letusan dahsyat yang diikuti oleh tsunami. Air bersih masih menjadi permintaan utama mereka.

Sebagian besar penduduk terkena dampak letusan dahsyat dan tsunami yang mengikutinya, dan banyak daerah masih berjuang untuk memulihkan kebutuhan dasar.
“Hampir 85 persen dari populasi negara yang berpenduduk sekitar 105.000 orang telah terkena dampak letusan gunung berapi dan tsunami akhir pekan lalu,” kata Pemerintah Tonga, seperti dikutip RNZ Pacific, Senin 24 Januari 2022.

Hingga saat ini korban tewas tetap tercatat tiga orang. Mereka yang tewas adalah Telai Tutu'ila, 65, dari Pulau Mangga, Lataimaumi Lauaki, 49, dari Pulau Nomuka, dan wanita Inggris Angela Glover, 50, yang tinggal di Nuku'alofa.

Baca: Air Minum dan Makanan Menipis, Dunia Bergegas Kirim Bantuan ke Tonga.

Sementara delapan orang di Pulau Nomuka terluka, dan enam orang lainnya mengalami luka ringan, termasuk empat di Pulau Fonoi, dan dua di Pulau Tungua.

Kapal angkatan laut Tonga telah kembali ke Pulau Tongatapu, membawa seseorang dari kelompok Pulau Ha'apai yang membutuhkan perawatan medis darurat.

Pusat kesehatan di Nomuka hanyut oleh tsunami, jadi rumah sakit lapangan telah didirikan di pulau itu.

Rumah dan semua harta benda 62 orang dari Pulau Mangga hanyut, sehingga dibawa ke Nomuka. Namun makanan dan air sekarang menipis di Nomuka, dan kelompok itu kemungkinan besar akan dibawa ke Pulau Tongatapu.

Pemerintah Tonga: 85 Persen Populasi Terdampak Hujan Abu dan Tsunami
Kantor lama Perdana Menteri Tonga ditutupi abu vulkanik. Foto: AFP

Komunikasi telepon antar pulau masih menjadi tantangan besar, kata pemerintah, tetapi beberapa pulau menggunakan radio untuk berkomunikasi, dan stasiun radio baru sedang didirikan untuk membantu komunikasi.
 


Kapal-kapal dari Australia, Inggris, Jepang, dan Amerika Serikat (AS) sedang dalam perjalanan ke Tonga membawa perbekalan dan personel, serta kapal angkatan laut Selandia Baru. Dua kapal angkatan laut Selandia Baru dan satu kapal Fiji telah mencapai negara pulau itu, dan dua pasokan telah dilakukan oleh C-130 Hercules dari Selandia Baru.

Tetapi pengiriman bantuan yang tiba di laut menghadapi tantangan yang signifikan, karena dampak vulkanik di permukaan laut merusak kapal, kata pemerintah Tonga. Penerbangan domestik tetap ditangguhkan.

Pusat Operasi Darurat Nasional Tonga mengatakan air bersih masih menjadi permintaan utama mereka dari mereka yang membutuhkan bantuan.

Ketua Parlemen Tonga Lord Fakafanua mengatakan, bantuan internasional sangat dibutuhkan.

“Pemulihan Tonga dari bencana ini akan berlangsung dalam jangka panjang dan saya pikir kita perlu memastikan bahwa kita menjaga momentum,” ujar Fakafanua.

“Setelah Tonga mendapat cukup air, kami harus membangun kembali, dan ini akan menjadi jalan panjang menuju pemulihan,” imbuhnya.

Lord Fakafanua berada di Auckland mengambil bagian dalam perjalanan untuk mengumpulkan bantuan untuk Tonga.

Miliarder teknologi Elon Musk dilaporkan telah menawarkan bantuan dalam bentuk terminal internet, dan Lord Fakafanua mengatakan bantuan teknologi apa pun akan sangat membantu.

Dia termasuk di antara mereka yang meminta Musk untuk membantu menghubungkan kembali orang Tonga ke internet, menggunakan satelit Starlink milik perusahaan SpaceX.

“Saya pikir itu luar biasa, Elon Musk adalah salah satu pelopor teknolog dan ini akan membantu menyoroti masalah yang kita miliki di pulau-pulau itu, dan akan sangat menyenangkan jika dia bergabung kembali dengan orang yang kita cintai,” pungkas Lord Fakafanua.

(FJR)



Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id