AS Setuju Berikan Bantuan Kemanusiaan untuk Afghanistan

    Marcheilla Ariesta - 11 Oktober 2021 11:26 WIB
    AS Setuju Berikan Bantuan Kemanusiaan untuk Afghanistan
    Warga dan militan Taliban di Afghanistan/AFP



    Kabul: Taliban mengatakan, Amerika Serikat (AS) telah setuju untuk memberikan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan. Namun, Washington masih menolak memberikan pengakuan politik kepada penguasa baru Taliban di negara itu.

    Taliban mengatakan, pembicaraan yang diadakan di Doha, Qatar, akhir pekan kemarin berjalan dengan baik. Meski demikian, Amerika Serikat memperjelas, pembicaraan akhir pekan bukan pembukaan pengakuan terhadap Taliban.

     



    Juru bicara politik Taliban, Suhail Shaheen juga mengatakan, bahwa menteri luar negeri mereka meyakinkan AS selama pembicaraan.

    "Taliban berkomitmen untuk melihat bahwa tanah Afghanistan tidak digunakan oleh militan untuk melancarkan serangan terhadap negara lain," kata Shaheen, dilansir dari TRT World, Senin, 11 Oktober 2021.

    Namun, Taliban mengesampingkan tawaran AS untuk bekerja sama menahan kelompok Islamic State (ISIS) yang semakin aktif di Afghanistan. ISIS, yang merupakan musuh Taliban, mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan baru-baru ini.

    Baca juga: Taliban Tak Mau Bekerja Sama dengan AS dalam Memerangi ISIS

    "Kami dapat menangani ISIS secara independen," seru Shaheen.

    Bill Roggio, seorang rekan senior di Foundation for Defense of Democracies yang melacak kelompok-kelompok militan, setuju bahwa Taliban tidak membutuhkan bantuan Washington untuk memburu dan menghancurkan afiliasi ISIS Afghanistan, yang dikenal sebagai ISIS di Provinsi Khorasan (ISIS-K).

    "Taliban berjuang selama 20 tahun untuk mengusir AS, dan hal terakhir yang dibutuhkannya adalah kembalinya AS. Mereka juga tidak membutuhkan bantuan AS," katanya.

    "Taliban harus melakukan tugas yang sulit dan memakan waktu untuk membasmi sel-sel ISIS-K dan infrastrukturnya yang terbatas. Ia memiliki semua pengetahuan dan alat yang dibutuhkan untuk melakukannya," seru Roggio.

    Afilisasi dengan ISIS, kata Roggio, tidak memiliki keuntungan untuk Taliban dalam perangnya melawan Amerika Serikat. Namun, dia memperingatkan bahwa dukungan lama Taliban untuk Al Qaeda membuat mereka tidak dapat diandalkan sebagai mitra kontraterorisme dengan Amerika Serikat.


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id