Menuju Endemi, Korsel Bakal Cabut Pembatasan Ketat Covid-19

    Medcom - 15 Oktober 2021 18:12 WIB
    Menuju Endemi, Korsel Bakal Cabut Pembatasan Ketat Covid-19
    Korea Selatan akan mencabut pembatasan covid-19. Foto: AFP



    Seoul: Pemerintah Korea Selatan (Korsel) mengatakan, akan mencabut pembatasan ketat anti-virus korona untuk pertemuan sosial minggu depan. Hal ini disampaikan pada Jumat, 15 Oktober 2021.

    Dilansir dari Channel News Asia, Jumat, 15 Oktober 2021, keputusan mencabut pembatasan ketat tersebut diterapkan bersamaan dengan kesiapan Korsel untuk beralih ke strategi “hidup dengan covid-19” di tengah meningkatnya tingkat vaksinasi. Mereka bersiap untuk mengubah kondisi ke endemi.

     



    Sebuah panel baru yang dibentuk minggu ini disebut tengah menyusun rencana untuk kembali normal secara bertahap dalam jangka panjang. Harapannya, dengan mencabut pembatasan besar-besaran dapat membuka kembali sektor perekonomian pada November mendatang.

    Pemerintah Korsel menargetkan, 80 persen populasi orang dewasa akan tervaksinasi penuh. Selain itu, Perdana Menteri Korsel, Kim Boo-kyum mengatakan, akan mengizinkan pertemuan hingga empat orang yang tidak divaksinasi dan mengurangi pembatasan jam operasional yang diberlakukan di tempat publik.

    “Sisa Oktober dengan dua minggu tersisa akan menjadi ujian terakhir untuk melangkah menuju rutinitas yang dipulihkan,” kata Kim.

    Di Seoul, pertemuan hingga delapan orang akan diizinkan, apabila satu kelompok mencakup empat orang yang divaksinasi lengkap. Sedangkan di kota lain, hingga 10 orang akan diizinkan untuk berkumpul.

    Wakil Menteri Kebijakan Perawatan Kesehatan Korsel, Lee Ki-il menjelaskan, pencabutan pembatasan pun akan memungkinkan kegiata olahraga luar ruangan berlangsung di depan orang banyak, apabila 30 persen dari semua penonton tervaksinasi penuh.

    “Selama satu tahun delapan bulan terakhir, semua orang telah melakukan yang terbaik untuk menemukan cahaya diujung terowongan panjang pandemi dan secercah cahaya semakin dekat,” ujar Kim.

    Pembatasan ketat yang tengah diterapkan disebut akan berakhir pada 31 Oktober mendatang.  Setelah itu, pihak berwenang akan mengumumkan strategi yang lebih inklusif bagi usaha kecil dan wiraswasta, yang terpukul keras oleh pembatasan besar-besaran.

    Korsel diketahui tidak pernah memberlakukan penguncian secara penuh. Namun, berbagai pembatasan diterapkan dengan sangat ketat, termasuk pembatasan pertemuan lebih dari dua orang setelah pukul enam sore saat gelombang infeksi keempat dimulai sejak Juli lalu.

    Pemerintah Korsel melaporkan, terdapat 1.684 kasus baru covid-19 per Kamis, 14 Oktober 2021. Angka kasus kematian mencapai  2.626. Sejumlah 62,5 persen dari 52 juta penduduk telah tervaksinasi penuh dan pemberian satu dosis vaksin mencapai angka 78,4 persen.

    Mulai bulan ini, booster akan ditawarkan kepada warga yang memiliki sistem kekebalan yang lemah atau dianggap berisiko tinggi, seperti orang tua, pasien panti jompo, dan tenaga medis. Presiden Korsel, Moon Jae-in pun dilaporkan menerima booster Pfizer/BioNTech pada Jumat, 15 Oktober 2021. (Nadia Ayu Soraya)


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id