comscore

Ini Alasan Politikus India Nupur Sharma Hina Nabi Muhammad

Sri Yanti Nainggolan - 08 Juni 2022 10:02 WIB
Ini Alasan Politikus India Nupur Sharma Hina Nabi Muhammad
Politikus Bharatiya Janata (BJP) Nupur Sharma. Foto: Twitter
Jakarta: Juru bicara Partai Bharatiya Janata Party (BJP) di India, Nupur Sharma, tengah ramai dibicarakan. Pasalnya, ia dianggap melakukan penghinaan pada Nabi Muhammad SAW dalam sebuah siaran TV pada 26 Mei 2022. 

Dilansir dari Sputnik News, Nupur Sharma mengolok-olok Al-Qur'an karena mengatakan "Bumi itu bulat". Pernyataan tentang Nabi Muhammad itu telah memicu kemarahan besar-besaran di kalangan Muslim India.
"Nabi Muhammad menikahi seorang gadis berusia enam tahun dan kemudian berhubungan seks dengannya pada usia sembilan tahun," ucap Nupur Sharma dalam video tersebut, yang mengarah ke Aisyah, istri Nabi Muhammad. 

Baca: Imbas Politikus Hina Nabi Muhammad, BoycottIndia Jadi Trending Topic

Video itu telah dihapus oleh saluran TV terkait. Pernyataan Nupur Sharma itu pu memicu amarah umat Muslim secara global. 
 

Klarifikasi Nupur Sharma soal penghinaan pada Nabi Muhammad

Politikus India, Nupur Sharma, pun memberikan klarifikasi terkait kasus penghinaan terhadap Nabi Muhammad yang dilakukannya. Ia menilai bahwa ini adalah bentuk pembelaannya pada agamanya. 

"Saya telah menghadiri debat TV selama beberapa hari terakhir di mana Mahadev kami dihina dan tidak dihormati terus menerus," cuit dia melalui akun @NupurSharmaBJP, Minggu, 5 Juni 2022. 

 
Ia merasa Shivling, arca yang digunakan untuk mewakili Dewa Siwa, dianggap sebagai air mancur. "Shivling juga diejek dengan membandingkannya dengan rambu dan tiang pinggir jalan di Delhi," tambah Nupur Sharma. 

"Saya tidak bisa mentolerir penghinaan dan ketidakhormatan terus-menerus ini terhadap Mahadev kami dan saya mengatakan beberapa hal untuk menanggapinya," tutur dia. 

Namun, Nupur Sharma meminta maaf jika pernyataan dia dalam debat TV itu menyebabkan sakit hati pihak lain dan menimbulkan amarah. 

"Jika kata-kata saya telah menyebabkan ketidaknyamanan atau menyakiti perasaan keagamaan siapa pun, dengan ini saya menarik pernyataan saya tanpa syarat. Tidak pernah ada niat saya untuk menyakiti perasaan keagamaan siapa pun," ucap politikus BJP. 

(SYN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id