Diduga Bantu Tersangka Penikam Polisi Hong Kong, 7 Orang Ditangkap

    Marcheilla Ariesta - 10 Juli 2020 13:16 WIB
    Diduga Bantu Tersangka Penikam Polisi Hong Kong, 7 Orang Ditangkap
    Seorang pedemo di Hong Kong yang diduga menikam polisi saat terjadi unjuk rasa. Foto: AFP
    Hong Kong: Polisi Hong Kong menangkap tujuh orang yang diduga turut membantu penikaman seorang perwira polisi pada protes 1 Juli lalu. Tujuh orang ini terdiri dari lima pria dan dua perempuan berusia antara 24 hingga 71 tahun.

    Baca: Pria Diduga Menikam Polisi Hong Kong, Ditangkap di Bandara.

    "Mereka ditangkap atas dugaan pelanggaran, termasuk membantu tersangka membeli tiket pesawat dan mengatur transportasi ke bandara," kata polisi dalam konferensi pers, dilansir dari Channel News Asia, Jumat, 10 Juli 2020.

    "Kami tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa akan lebih banyak orang yang ditangkap setelah itu," imbuh seorang perwira polisi Yau Kin-hung.

    Pada 2 Juli lalu, polisi menangkap pria 24 tahun di bandara. Diduga orang tersebut menikam dan melukai seorang polisi saat demonstrasi yang berlangsung beberapa jam setelah Undang-Undang Keamanan Nasional diberlakukan.

    Mereka menuturkan jika tujuh orang yang ditangkap itu bisa menghadapi 10 tahun penjara karena 'membantu' tersangka.

    Menyusul insiden tersebut, polisi Hong Kong mengunggah gambar di Twotter mengenai seorang perwira yang lengannya berdarah. Mereka mengatakan dia ditikam oleh perusuh yang memegang benda tajam.

    Polisi menangkap lebih dari 300 orang setelah protes pada 1 Juli lalu. Mereka menembakkan meriam air dan gas air mata pada demonstran yang menentang UU baru tersebut.

    UU baru itu menargetkan kejahatan yang berkaitan dengan pemisahan diri, subversi, terorisme, kolusi dengan pasukan asing, dengan hukuman penjara hingga seumur hidup.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id