Taliban Bunuh Komedian Terkenal Afghanistan, Tubuhnya Digantung di Pohon

    Marcheilla Ariesta - 29 Juli 2021 16:20 WIB
    Taliban Bunuh Komedian Terkenal Afghanistan, Tubuhnya Digantung di Pohon
    Ilustrasi oleh Medcom.id.



    Kabul: Taliban bunuh seorang komedian terkenal di Afghanistan setelah menjadi bagian dalam kepolisian negara itu. Tubuhnya kemudian digantung di pohon.

    Nazar Mohammad, yang dikenal dengan nama 'Khasha Zwan' dijemput dari rumahnya di Kandahar selama liburan Iduladha oleh sekelompok orang bersenjata.

     



    Dilansir dari The New Arab, Kamis, 29 Juli 2021, mayatnya dibiarkan tergantung di pohon tempat lahirnya Taliban. Insiden ini memicu kemarahan di Afghanistan.

    Duta Besar Afghanistan untuk Sri Lanka, Mohammed Ashraf Haidari mengatakan eksekusi yang dilakukan Taliban terhadap Khasha Zwan menghancurkan negaranya.

    "Eksekusi di luar hukum oleh Taliban terhadap #Khasha_Zwan telah menghancurkan hati bangsa Afghanistan begitu dalam sehingga mereka tidak akan pernah dimaafkan. Taliban dan negara pendukungnya tidak akan pernah termaafkan. Selamanya!" kata Haidari di akun Twitter-nya.

    Awalnya Taliban mengatakan tidak berperan dalam pembunuhan tersebut. Namun, sebuah video yang diunggah di media sosial memperlihatkan Khasha ditahan anggota Taliban bersenjata dalam mobil.

    Dalam video tersebut, Khasha sempat membuat lelucon yang mengakibatkan salah satu penculiknya menjadi marah. Penculiknya menampar wajahnya beberapa kali dan memerintahkannya untuk dibunuh.

    Rekaman video tersebut memicu kemarahan serius di antara warga Afghanistan. Kemarahan meningkat setelah Taliban mengaku bertanggung jawab atas eksekusi tersebut.

    Juru bicara Taliban, Qari Yousef mengatakan, komika itu dibunuh karena pekerjaannya di kepolisian setempat. Sedangkan juru bicara Taliban lainnya, Zabiullah Mujahid mengeluarkan rilis yang mengklaim Khasha mencoba melarikan diri, mendorong orang-orang bersenjata yang hendak membunuh komedian tersebut.

    Mujahid juga menolak status Khasha sebagai komedian. Ia bersikeras pria itu bertugas sebagai polisi dan bertanggung jawab atas banyak kematian.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id