Populer Internasional: Fase Endemi Korsel Hingga Piring Langka Abad ke-16

    Willy Haryono - 16 Oktober 2021 10:32 WIB
    Populer Internasional: Fase Endemi Korsel Hingga Piring Langka Abad ke-16
    Warga Korea Selatan memakai masker saat beraktivitas di salah satu sudut kota Seoul. 26 November 2020. (AFP)



    Seoul: Pemerintah Korea Selatan (Korsel) berencana mencabut pembatasan ketat Covid-19 pekan depan. Kabar ini menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Sabtu, 16 Oktober 2021.

    Dua berita terpopuler lainnya adalah penjualan piring langka abad ke-16 dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison terkait Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perubahan iklim.

     



    Berikut selengkapnya:

    1. Menuju Endemi, Korsel Bakal Cabut Pembatasan Ketat Covid-19

    Keputusan mencabut pembatasan ketat Covid-19 diterapkan bersamaan dengan kesiapan Korsel beralih ke strategi "hidup bersama covid-19" di tengah meningkatnya laju vaksinasi. Korsel bersiap untuk mengubah kondisi ke endemi.

    Sebuah panel baru yang dibentuk minggu ini disebut tengah menyusun rencana untuk kembali normal secara bertahap dalam jangka panjang. Harapannya, dengan mencabut pembatasan besar-besaran dapat membuka kembali sektor perekonomian pada November mendatang.

    Seperti apa rencana Korsel untuk bergerak dari fase pandemi ke endemi? Cek selengkapnya di sini.

    2. Piring Langka Abad ke-16 Berhasil Dijual Seharga Rp24 Miliar

    Penemuan piring tua abad ke-16 di Inggris menjadi sorotan publik. Piring itu dilaporkan telah terjual dengan harga USD1,7 juta dolar atau setara Rp24 miliar.
     
    Piring langka yang ditemukan terselip di laci ini menggambarkan kisah alkitab tentang Samson dan Delilah. Piring berdiameter 27 sentimeter tersebut diyakini dibuat oleh Nicola da Urbino sekitar tahun 1520-23.

    Siapa Nicola de Urbino? Cek selengkapnya di sini.

    3. Setelah Dihujat, PM Australia Pastikan Hadir di KTT Iklim PBB

    PM Morrison mengubah pendiriannya yang sempat berencana tidak hadir dalam KTT COP26 di Glasgow, Skotlandia, tahun ini. "Saya mengonfirmasi kehadiran saya di KTT Glasgow, yang saya tunggu-tunggu untuk hadir," katanya.

    Sebelumnya, PM Morrison sempat mendapat kecaman luas dari aktivis iklim atas rencana ketidakhadirannya. Rencana itu dinilai menghina Inggris, sekutu dekat Australia, yang merupakan tuan rumah COP26 tahun ini.

    Apa yang membuat PM Morrison mengubah keputusannya? Cek selengkapnya di sini.


    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id