Badai Elsa di Haiti dan Dominika Tewaskan 3 Orang

    Willy Haryono - 04 Juli 2021 08:46 WIB
    Badai Elsa di Haiti dan Dominika Tewaskan 3 Orang
    Ilustrasi topan badai. (Medcom.id)



    Port-au-Prince: Badai Tropis Elsa menerjang pesisir selatan Haiti dan Republik Dominika pada Sabtu kemarin. Terjangan badai menumbangkan pepohonan, menerbangkan atap sejumlah rumah, dan juga menewaskan setidaknya tiga orang.

    Pusat mata badai Elsa berlokasi sekitar 225 kilometer dari timur Kingston, Jamaika, dan bergerak ke arah barat dengan kecepatan 37 km/jam. Kecepatan putaran angin maksimalnya mencapai 110 km/jam, dan sempat menjadi badai Kategori 1 sebelum akhirnya melemah ke level badai tropis.

     



    Setelah Haiti dan Dominika, Elsa diprediksi akan menerjang Kuba dan juga Florida, Amerika Serikat. Peringatan waspada badai tropis telah diberlakukan di Florida Keys,  mulai dari Craig Key hingga ke Dry Tortugas.

    Dilansir dari laman India Today pada Minggu, 4 Juli 2021, Gubernur Florida Ron DeSantis telah mendeklarasikan status darurat untuk 15 daerah, termasuk Miami-Dade tempat terjadinya insiden gedung roboh Champlain Towers.

    Satu kematian akibat badai tropis Elsa terjadi di St. Lucia, menurut laporan Agensi Manajemen Darurat Bencana Karibia. Sementara dua lainnya adalah bocah laki-laki berumur 15 tahun dan perempuan lanjut usia 75 tahun di Dominika.

    Tiga kematian terjadi satu hari usai Elsa memicu kerusakan parah di beberapa pulau timur Karibia sebagai badai Kategori 1. Salah satu yang terkena dampak terparah adalah Barbados, di mana lebih dari 1.100 warga melaporkan kerusakan rumah mereka masing-masing.

    Puluhan pohon dan tiang listrik di Barbados juga tumbang usai terjangan Elsa. Sejumlah sekolah dan bangunan pemerintah juga rusak dan masih kehilangan aliran listrik hingga Sabtu kemarin.

    "Ini adalah badai yang pertama kali menerjang wilayah kami dalam 66 tahun terakhir," kata Perdana Menteri Barbados Mia Mottley.

    Elsa adalah badai pertama di musim Atlantik tahun ini. Elsa telah memecahkan rekor sebaga badai tropis dengan pergerakan tercepat sejauh ini, menurut Brian McNoldy dari University of Miami.

    Baca:  Tornado Hantam Republik Ceko, 5 Orang Tewas Ratusan Terluka

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id