Penusukan di Supermarket, Selandia Baru Akan Perketat UU Anti-Terorisme

    Willy Haryono - 04 September 2021 15:03 WIB
    Penusukan di Supermarket, Selandia Baru Akan Perketat UU Anti-Terorisme
    Polisi bersiaga di lokasi penusukan massal terinspirasi ISIS di Auckland, Selandia Baru, 4 September 2021. (Diego OPATOWSKI / AFP)



    Wellington: Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern bertekad memperketat undang-undang anti-terorisme di negaranya bulan ini usai peristiwa penusukan di sebuah supermarket yang melukai tiga tujuh.

    Polisi menembak mati pelaku penikaman, pria 32 tahun asal Sri Lanka yang telah dipenjara selama tiga tahun dan dibebaskan Juli lalu.

     



    PM Ardern sebelumnya mengatakan bahwa pelaku memang terinspirasi kelompok militan Islamic State (ISIS) dan telah diawasi secara ketat sepanjang waktu. Namun berdasarkan aturan di Selandia Baru, pemerintah tidak dapat menahan pria tersebut lebih lama lagi di penjara.

    Baca:  Penusukan Terinspirasi ISIS di Selandia Baru, 6 Orang Terluka

    "Saya berkomitmen bahwa saat sesi parlemen sudah dimulai kembali, kami akan berusaha meloloskan UU (anti-terorisme) secepat mungkin, tidak lebih dari akhir bulan ini," tutur PM Ardern, dilansir dari laman Global News, Sabtu, 4 September 2021.

    UU Legislasi Anti Teror di Selandia Baru nantinya dapat menjerat seseorang yang melakukan perencanaan tertentu yang dianggap dapat berujung aksi teror. Aturan di Selandia Baru saat ini belum dapat menangkap seseorang yang baru berencana.

    Menurut PM Ardern, khusus untuk kasus penikaman terbaru, dirinya tidak yakin aturan yang lebih ketat pun dapat mencegah peristiwa tersebut.

    "Pelaku adalah individu yang sangat termotivasi. Ia menggunakan momen berkunjung ke supermarket sebagai perisai untuk melancarkan aksi serangan," ujar PM Ardern.

    Ia mengatakan, pelaku sudah diawasi polisi sejak 2016 karena mendukung penuh ideologi ISIS, grup yang aktif di Irak dan Suriah pada tahun itu.

    Polisi telah mengikuti pelaku yang pergi ke supermaret Countdown di mal New Lynn di Auckland. Aparat awalnya berpikir ia hanya ingin berbelanja, namun ternyata mengambil pisau dari sebuah etalase dan mulai menusuk beberapa orang. Pelaku langsung ditembak mati dalam kurun waktu sekitar satu menit sejak penyerangan dimulai.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id