Kim Jong-un Siap Hadapi Dialog dan Konfrontasi dengan AS

    Surya Perkasa - 18 Juni 2021 06:35 WIB
    Kim Jong-un Siap Hadapi Dialog dan Konfrontasi dengan AS
    Kim Jong-un nyatakan negaranya harus bersiap hadapi Amerika Serikat. Foto: AFP



    Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengatakan, negaranya perlu bersiap untuk ‘dialog dan konfrontasi’ dengan Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Joe Biden

    Pada pertemuan pleno komite pusat Partai Buruh Korea yang berkuasa pada Kamis, Kim Jong-un menguraikan strateginya untuk hubungannya dengan Washington. “Ini termasuk kecenderungan kebijakan pemerintah AS yang baru muncul,” kata Kantor Berita Pusat Korea Utara, KCNA, Jumat 18 Juni 2021.

     



    “Kim Jong-un menekankan perlunya bersiap untuk dialog dan konfrontasi. Terutama untuk sepenuhnya siap menghadapi konfrontasi untuk melindungi martabat negara kita,” sebut KCNA.

    “Pemimpin Korea Utara menyerukan dengan tajam dan segera bereaksi serta mengatasi situasi yang cepat berubah dan upaya berkonsentrasi untuk mengambil kendali yang stabil dari situasi di semenanjung Korea,” kata laporan KCNA.

    Pyongyang telah menuduh Biden mengejar ‘kebijakan bermusuhan’ dan mengatakan itu adalah ‘kesalahan besar’ bagi politikus Partai Demokrat untuk mengatakan, dia akan menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh program nuklir Korea Utara "melalui diplomasi serta pencegahan yang keras".

    Pendahulu Biden, Donald Trump mengisi berita utama dengan serangkaian pertemuan tatap muka dengan Kim. Hal tersebut meruapakan sebuah kebijakan yang menurut Biden tidak akan dia kejar kecuali persyaratannya berubah secara dramatis.

    Selama kunjungan ke Washington bulan lalu oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Biden mengatakan dia "tidak akan bertemu" dengan Kim kecuali ada rencana konkret untuk merundingkan persenjataan nuklir Pyongyang.

    Dan dia membuat kritik yang jelas terhadap hubungan akrab Trump dengan Kim, dengan mengatakan, “Saya tidak akan melakukan apa yang telah dilakukan di masa lalu. Saya tidak akan memberikan semua yang dia cari - pengakuan internasional".

    Gedung Putih mengatakan, sekarang sedang mengejar "pendekatan praktis yang terkalibrasi”. “Kami memahami di mana upaya sebelumnya di masa lalu mengalami kesulitan dan kami telah mencoba belajar dari itu," pungkas seorang pejabat senior Gedung Putih.


    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id