PM Australia Sebut Tidak Semua Warga Bisa Divaksinasi Tahun Ini

    Willy Haryono - 11 April 2021 20:03 WIB
    PM Australia Sebut Tidak Semua Warga Bisa Divaksinasi Tahun Ini
    PM Australia Scott Morrison. (AFP)



    Canberra: Perdana Menteri Australia Scott Morrison urung menetapkan target vaksinasi Covid-19 dan mengatakan untuk kali pertama bahwa tidak semua warga dapat divaksinasi tahun ini. Pernyataan disampaikan meski Pemerintah Australia telah melipatgandakan pesanan vaksin Covid-19 dari perusahaan Pfizer-BioNTech pada Minggu, 11 April 2021.

    PM Morrison mengatakan bahwa tambahan pesanan 20 juta vaksin Pfizer-BioNTech akan tiba di Australia pada Kuartal IV tahun ini. Lewat tambahan ini, setidaknya semua warga Australia sudah dapat menerima setidaknya satu dosis vaksin Pfizer-BioNTech pada akhir tahun.






    Seperti beberapa merek lain, vaksin Pfizer-BioNTech perlu diberikan sebanyak dua dosis kepada setiap individu untuk perlindungan maksimal.

    Sebelumnya, Menteri Perdagangan Australia Dan Tehan meyakinkan masyarakat bahwa tujuan pemerintah adalah "mencoba memberikan setidaknya satu dosis kepada warga pada akhir tahun."

    "Tapi kita harus ingat bahwa yang kita hadapi ini adalah sebuah pandemi. Situasi bisa berubah sewaktu-waktu," ungkap dia, dilansir dari laman Stuff.co.nz.

    Selang beberapa waktu, PM Morrison menuliskan pernyataan via Facebook bahwa pemerintah "belum menetapkan target baru apapun seputar dosis pertama (vaksin Covid-19)."

    "Menimbang adanya berbagai ketidakpastian, saat ini belum memungkinkan untuk menetapkan target baru," sebut PM Morrison.

    "Kami hanya akan fokus mendorong upaya bersama dalam memproduksi, mendistribusi, dan menyuntikkan vaksin secara aman dan efisien," sambungnya.

    Pekan kemarin, program vaksinasi Covid-19 Australia terhambat saat vaksin AstraZeneca yang diproduksi lokal tidak dapat digunakan untuk warga berusia 50 tahun ke bawah karena adanya kekhawatiran pembekuan darah.

    Pemerintah Australia pun memutuskan membeli tambahan vaksin Pfizer untuk menggantikan AstraZeneca dalam program vaksinasi Covid-19.

    Baca:  PM Australia dan Korban Selamat PD II Disuntik Vaksin Pfizer

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id