Australia Batasi Pelayat Pemakaman Selama Pandemi Covid-19

    Willy Haryono - 25 Maret 2020 07:24 WIB
    Australia Batasi Pelayat Pemakaman Selama Pandemi Covid-19
    Pemandangan salah satu sudut kota Sydney, Australia. (Foto: AFP)
    Canberra: Australia membatasi jumlah pelayat pemakaman di seantero negeri selama pandemi penyakit virus korona (covid-19). Kini, sebuah prosesi pemakaman di Australia hanya boleh dihadiri maksimal 10 pelayat.

    Dikutip dari BBC, Rabu 25 Maret 2020, pembatasan juga berlaku bagi prosesi pernikahan, yakni maksimal dihadiri lima orang.

    Pembatasan ini diumumkan Perdana Menteri Scott Morrison usai menggelar rapat kabinet seputar isu covid-19. Di bawah kebijakan penutupan wilayah secara total (lockdown), sebagian besar penerbangan internasional dari dan menuju Australia ditutup, begitu juga dengan ruang-ruang publik.

    Aturan baru ini berlaku mulai Rabu dini hari, setelah jumlah kasus covid-19 di Australia melonjak cukup signifikan. Dalam 24 jam terakhir, Australia mencatat 427 kasus baru, yang menjadikan totalnya mencapai 2.136 dengan delapan kematian.

    Banyak dari pasien positif covid-19 merupakan orang yang diizinkan turun dari kapal pesiar Ruby Princess di Sydney.

    Sejumlah kebijakan keras telah diterapkan di Australia untuk membatasi perkumpulan massa, seperti penutupan bar dan rumah ibadah. Namun banyak sekolah di Australia masih beroperasi, berbeda dengan banyak negara lainnya yang mengakhiri kegiatan belajar mengajar.

    Selasa kemarin, PM Morrison mengumumkan bahwa lockdown akan diperluas hingga ke pusat-pusat permainan, perpustakaan, museum, dan berbagai ruang publik lainnya.

    "Tetaplah berada di dalam rumah. Hanya keluar jika Anda memang benar-benar harus keluar," seru PM Morrison kepada seluruh warga Australia.

    Sejumlah negara lain telah menerapkan lockdown, dengan Italia sebagai yang pertama melakukannya. Di Asia, India telah meningkatkan status lockdown dari hanya parsial menjadi level nasional yang berimbas kepada sekitar 1,3 miliar warga di negara tersebut.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id