comscore

PM Australia Bantah Tuduhan Macron Terkait Kebohongan Kontrak Kapal Selam

Medcom - 12 November 2021 17:01 WIB
PM Australia Bantah Tuduhan Macron Terkait Kebohongan Kontrak Kapal Selam
Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Foto: AFP
Sydney: Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison membantah pernah berbohong dalam isu kontrak kapal selam pada Jumat, 12 November 2021. Morrison mengatakan, memiliki kulit tebal yang diperlukan untuk menangani tuduhan ketidakjujuran, termasuk dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Dilansir dari AFP, Jumat, 12 November 2021, saat ditanya apakah ia pernah berbohong dalam kehidupan publik, Morrison mengatakan kepada seorang pewawancara di radio 3AW Melbourne: “Saya tidak percaya, tidak, tidak.”
Baca: Macron: PM Australia Berbohong Terkait Kapal Selam.

Awal November ini, Macron diketahui menuduh pemimpin berusia 53 tahun tersebut berbohong kepadanya. Kebohongan tersebut terkait kontrak kapal selam bernilai miliaran dolar dengan Australia.

Sebelumnya, pada September lalu, Australia disebut telah membatalkan pembelian kapal selam buatan Prancis secara sepihak, usai mengumumkan pakta keamanan trilateral antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat (AUKUS).

Macron menemukan pada saat terakhir, Australia telah diam-diam merundingkan kesepakatan untuk membeli kapal selam bertenaga nuklir dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

“Saya rasa tidak. Saya tahu,” kata Macron, saat ditanya wartawan Australia apakah Scott Morrison tidak jujur dalam urusan pribadi mereka.

Mantan PM Australia, Malcolm Turnbull, saingan sengit dari dalam Partai Liberal konservatif yang sama, menambah kontroversi dengan mengatakan, Morrison memiliki reputasi berbohong.

Kebenaran Morrison telah menjadi titik perdebatan utama dalam politik Australia. Selain itu, menjadi titik kelemahan potensial, saat ia mencari masa jabatan kedua dalam pemilihan yang diharapkan pada Mei mendatang.

Namun, Morrison menepis masalah tersebut: “Saya telah belajar dalam kehidupan publik dalam jangka waktu yang lama untuk tidak memiliki kulit yang tipis.”

Morrison pun mengatakan, tuduhan semacam itu tidak mengalihkan perhatiannya. Ia yakin telah mengambil keputusan yang tepat dalam membatalkan kesepakatan kapal selam Prancis guna melindungi pertahanan nasional Australia.

“Saya tidak terintimidasi oleh fakta bahwa itu mungkin membuat marah beberapa orang dan membuat bingung,” ujarnya, menekankan bahwa teknologi kapal selam nuklir AS belum dibagikan dengan negara lain sejak 1958. (Nadia Ayu Soraya)


(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id