comscore

Sindir Tiongkok, Quad Peringatkan Upaya Ubah Status Quo Secara Paksa

Marcheilla Ariesta - 24 Mei 2022 17:48 WIB
Sindir Tiongkok, Quad Peringatkan Upaya Ubah Status Quo Secara Paksa
Para pemimpin negara Quad bertemu di Tokyo, Jepang, Selasa, 24 Mei 2022./AFP
Tokyo: Para pemimpin Jepang, India, Australia dan Amerika Serikat (AS) memperingatkan upaya 'mengubah status quo dengan paksa' yang dilakukan Tiongkok terhadap Taiwan. Pernyataan bersama kelompok Quad ini menghindari penyebutan langsung nama Tiongkok.

Dokumen yang disusun dengan hati-hati itu juga merujuk pada konflik di Ukraina, tetapi tanpa menawarkan posisi bersama dalam invasi yang ditolak mentah-mentah oleh India.
Anggota Quad lainnya kurang malu-malu tentang pandangan mereka bahwa tanggapan yang kuat terhadap perang Rusia diperlukan dan mengirim pesan yang akan menghalangi negara lain, termasuk Tiongkok.

"Ketika invasi Rusia ke Ukraina mengguncang prinsip-prinsip dasar tatanan internasional kami menegaskan bahwa upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan paksa tidak akan pernah ditoleransi di mana pun, terutama di kawasan Indo-Pasifik," kata Perdana Menteri Jepang kata Fumio Kishida, dilansir dari AFP, Selasa, 24 Mei 2022.

Baca juga: Pemimpin Quad Bertemu di Jepang, Bahas Tiongkok

Pernyataan bersama kelompok itu tidak menyebutkan Rusia, atau Tiongkok. Namun, mencantumkan berbagai kegiatan yang secara teratur dituduhkan oleh Beijing di wilayah tersebut.

"Kami sangat menentang segala tindakan pemaksaan, provokatif atau sepihak yang berusaha mengubah status quo dan meningkatkan ketegangan di kawasan itu," ucap mereka.

"Seperti militerisasi fitur yang disengketakan, penggunaan kapal penjaga pantai dan milisi maritim yang berbahaya, dan upaya untuk mengganggu negara lain. kegiatan eksploitasi sumber daya lepas pantai," sambung Quad.

Keempat negara berusaha untuk membangun pengelompokan longgar mereka menjadi penyeimbang yang lebih substantif terhadap kekuatan militer dan ekonomi Tiongkok yang meningkat.

Mereka mengungkapkan rencana untuk menginvestasikan setidaknya USD50 miliar dalam proyek infrastruktur di wilayah tersebut selama lima tahun ke depan. Mereka juga menyampaikan inisiatif pemantauan maritim yang dipandang dimaksudkan untuk meningkatkan pengawasan kegiatan Tiongkok.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi akan melakukan tur di Pasifik Selatan. Ia akan memulainya dari Kepulauan Solomon.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Kishida sebelumnya mendesak anggota Quad untuk mendengarkan dengan cermat dari tetangga regional, termasuk pulau-pulau Pasifik. "Tanpa berjalan bersama dengan negara-negara di kawasan, Quad tidak bisa sukses," katanya.

Perdana Menteri Australia yang baru terpilih Anthony Albanese juga mengatakan blok itu perlu mendorong nilai-nilai bersama kami di kawasan itu pada saat Tiongkok jelas berusaha untuk memberikan lebih banyak pengaruh.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id