comscore

Taliban akan Bentuk Pasukan Besar yang Cakup Perwira Militer Rezim Lama

Marcheilla Ariesta - 22 Februari 2022 09:05 WIB
Taliban akan Bentuk Pasukan Besar yang Cakup Perwira Militer Rezim Lama
Kepala Komisi Pembebasan Pangkat Taliban, Latifullah Hakimi sebut mereka akan bentuk pasukan besar untuk Afghanistan./AFP
Kabul: Taliban sedang menciptakan 'tentara besar' untuk Afghanistan. Tentara ini akan mencakup perwira dan pasukan yang melayani rezim lama. 

Latifullah Hakimi, kepala Komisi Pembebasan Pangkat Taliban, juga mengatakan, mereka telah memperbaiki setengah dari 81 helikopter dan pesawat yang diduga tidak dapat digunakan oleh pasukan pimpinan Amerika Serikat selama penarikan kacau tahun lalu.
Dia mengatakan pasukan Taliban menguasai lebih dari 300.000 senjata ringan, 26.000 senjata berat dan sekitar 61.000 kendaraan militer selama mereka mengambil alih negara itu.

Angkatan bersenjata Afghanistan hancur dalam menghadapi serangan dari Taliban jelang penarikan pasukan asing pada 31 Agustus tahun lalu. Para pasukan asing meninggalkan pangkalan mereka dan semua senjata serta kendaraannya.

Taliban menjanjikan amnesti untuk semua orang yang terkait dengan rezim lama. Tetapi hampir semua pejabat senior pemerintah dan militer termasuk di antara lebih dari 120.000 orang yang dievakuasi melalui udara pada hari-hari terakhir.

Banyak dari mereka yang berpangkat melebur kembali ke kehidupan sipil dan menjaga identitasnya karena takut akan pembalasan. PBB mengatakan lebih dari 100 orang yang terkait dengan angkatan bersenjata lama tewas sejak Agustus.

Baca juga: Taliban Akan Bentuk Pasukan Baru dengan 150.000 Personel

Hakimi bersikeras, bagaimanapun, bahwa amnesti Taliban telah bekerja dengan baik.

"Jika tidak dikeluarkan, kita akan menyaksikan situasi yang sangat buruk," tuturnya, dilansir dari AFP, Selasa, 22 Februari 2022.

"Para pelaku bom bunuh diri yang mengejar seseorang untuk menargetkannya, kini menjadi pelaku bom bunuh diri yang sama yang melindunginya," lanjut dia.

Ada sedikit bukti bahwa Taliban telah menyerap mantan tentara ke dalam barisan mereka, tetapi selama akhir pekan mereka menunjuk dua mantan perwira senior Tentara Nasional Afghanistan untuk menduduki posisi teratas di kementerian pertahanan.

Keduanya adalah ahli bedah spesialis yang melekat pada rumah sakit militer utama negara itu.

"Pekerjaan kami pada pembentukan tentara sedang berlangsung," lanjut Hakimi.

Ia menegaskan, para profesional termasuk pilot, teknisi, petugas layanan, staf logistik dan administrasi yang bekerja di rezim sebelumnya, diboyong untuk masuk kembali di sektor keamanan.

"Kami akan membentuk pasukan besar, sesuai dengan kebutuhan negara dan kepentingan nasional," terangnya meski tidak merinci jumlahnya.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id