Ribuan Warga Pakistan Dukung Warga Palestina di Hari Yerusalem

    Willy Haryono - 08 Mei 2021 18:04 WIB
    Ribuan Warga Pakistan Dukung Warga Palestina di Hari Yerusalem
    Bendera Palestina berkibar di markas PBB di New York, AS. (AFP)



    Islamabad: Ribuan orang berunjuk rasa damai di seantero Pakistan dalam memperlihatkan solidaritas terhadap masyarakat Palestina di Al-Quds atau Hari Yerusalem pada Jumat, 7 Mei. Gerakan damai ini dilakukan oleh masyarakat Pakistan yang berasal dari berbagai latar belakang politik dan agama.

    Dilansir dari laman Yeni Safak pada Sabtu, 8 Mei 2021, aksi mendukung Palestina ini digelar di Islamabad, Karachi, Lahore, Peshawar, Quetta, Gilgit-Baltistan, dan juga Kashmir bagian Pakistan.

     



    Hari Yerusalem tahun ini jatuh di hari Jumat terakhir bulan Ramadan.

    Di Karachi, ibu kota komersial Pakistan, ratusan orang -- termasuk perempuan dan anak-anak -- berunjuk rasa damai di Jalan M.A Jinnah. Sebagian besar peserta berunjuk rasa di dalam mobil mereka masing-masing demi menghindari risiko tertular Covid-19.

    Membawa bendera Pakistan dan Palestina, ratusan warga bertekad untuk terus mendukung Palestina dalam perjuangan mereka mencapai negara independen dan berdaulat.

    Berbicara dalam aksi unjuk rasa damai, beberapa demonstran mengecam rencana penggusuran Israel terhadap delapan keluarga Palestina di Yerusalem Timur.

    Mereka juga mengecam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan dunia Arab yang terkesan hanya memprotes seadanya atas langkah penggusuran Israel.

    Baca:  Banding Penggusuran Keluarga Palestina di Sheikh Jarrah Ditunda

    Dalam beberapa bulan terakhir, Pengadilan Sentral Israel di Yerusalem Timur menyetujui keputusan menggusur beberapa keluarga Palestina dari rumah mereka. Penggusuran ini merupakan buntut dari gugatan hukum beberapa organisasi atas status kepemilikan rumah keluarga Palestina di Yerusalem Timur.

    Ratusan ribu warga Palestina melarikan diri dari sejumlah desa dan kota di wilayah Yerusalem pada 1948 ke negara tetangga seperti Yordania, Lebanon, dan Suriah. Ada juga warga Palestina yang melarikan diri dan telantar di Jalur Gaza serta Tepi Barat.

    Saat para pengungsi mencoba kembali ke tempat asal mereka, kelompok pendatang Yahudi sudah berada di sana. Para pendatang Yahudi kemudian berusaha mengusir sejumlah keluarga Palestina di bawah aturan hukum yang disahkan parlemen Israel pada 1970.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id