Polisi Tangkap Puluhan Warga Sydney yang Memprotes Kebijakan Lockdown

    Willy Haryono - 25 Juli 2021 08:24 WIB
    Polisi Tangkap Puluhan Warga Sydney yang Memprotes Kebijakan Lockdown
    Polisi menahan seorang demonstran penentang lockdown di kota Sydney, New South Wales, Australia, 24 Juli 2021. (Steven SAPHORE / AFP)



    Sydney: Unjuk rasa memprotes kebijakan penguncian (lockdown) terkait pandemi Covid-19 berlangsung di sejumlah kota besar di Australia. Salah satunya terjadi di Sydney, di mana ribuan orang turun ke jalan dalam mengecam lockdown yang terus diperpanjang.

    Dilansir dari laman BBC, demonstrasi serupa dengan skala yang lebih kecil terjadi di Melbourne dan Brisbane. Kepolisian Australia mengaku telah menangkap 57 orang dari sejumlah lokasi unjuk rasa sepanjang Sabtu, 24 Juli 2021.

     



    Lockdown diterapkan di beberapa kota, termasuk Sydney, dalam menangani lonjakan kasus harian Covid-19. Lonjakan ini dipicu kemunculan varian Delta yang jauh lebih menular dari versi orisinalnya.

    Sabtu kemarin, ribuan orang berjalan menuju pusat kota Sydney melalui wilayah pinggiran Haymarket. Menurut laporan kantor berita ABC News, otoritas New South Wales (NSW) telah menetapkan Haymarket sebagai salah satu hotspot Covid-19.

    Dalam aksi protes, para demonstran meneriakkan beragam yel-yel menentang lockdown. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan "lepas masker Anda dan suarakan keinginan Anda," serta "bangunlah wahai warga Australia."

    Baca:  PM Morrison Minta Maaf Karena Tingkat Vaksinasi di Australia Rendah

    Para demonstran sempat memblokade beberapa ruas jalan di Sydney, dan berkerumun di depan balai kota. Sekelompok pedemo sempat melemparkan botol kaca ke arah petugas keamanan.

    "Kepolisian NSW mengakui dan mendukung hak warga untuk mengekspresikan kebebasan berbicara dan berkumpul secara damai. Namun aksi protes ini merupakan bentuk pelanggaran terhadap Perintah Kesehatan Publik Covid-19 yang masih berlaku hingga kini," ujar keterangan resmi polisi.

    Beberapa demonstrasi kecil terjadi di Melbourne, di mana warga berkerumun di luar gedung parlemen. Sementara di Brisbane, demonstran berkumpul di Botanic Gardens.

    Sekitar 13 juta warga Australia -- sekitar separuh dari total populasi negara tersebut -- kini kembali terdampak lockdown.

    Sydney, ibu kota NSW, sudah menerapkan lockdown sempat empat pekan, namun jumlah infeksi hariannya terus meningkat. Sabtu kemarin, NSW mengumumkan rekor tambahan 163 kasus harian Covid-19.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id