Blokade Jalan, 53 Demonstran Hong Kong Ditangkap

    Willy Haryono - 10 Juni 2020 08:00 WIB
    Blokade Jalan, 53 Demonstran Hong Kong Ditangkap
    Sekelompok demonstran berkumpul di distrik Central di Hong Kong, Selasa 9 Juni 2020. (Foto: AFP/ANTHONY WALLACE)
    Hong Kong: Total 53 orang ditangkap karena melakukan perkumpulan ilegal di distrik Central di Hong Kong pada Selasa 9 Juni malam. Sejak virus korona (covid-19) mewabah di Hong Kong, otoritas setempat melarang kegiatan berkumpul yang melibatkan banyak orang.

    "Sekelompok pengunjuk rasa dalam jumlah besar berkumpul di Central tadi malam. Mereka berulang kali memblokade sejumlah ruas jalan dan berperilaku tidak tertib," ujar Kepolisian Hong Kong, dilansir dari CGTN, Rabu 10 Juni 2020.

    Polisi berusaha membubarkan pedemo dari Central dan juga mengarahkan mereka untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Sebagian pengunjuk rasa mengabaikan peringatan dan kembali memblokade ruas jalan.

    Otoritas Hong Kong menegaskan langkah pembubaran massa dilakukan tanpa menggunakan kekuatan berlebih. Polisi Hong Kong mengaku hanya menggunakan peluru merica dan juga semprotan merica kepada demonstran yang melawan.

    Mei lalu, jajaran kepolisian sempat terlibat bentrok dengan demonstran yang menentang RUU Lagu Nasional Tiongkok dan RUU Keamanan Nasional Hong Kong.

    Dua RUU tersebut dikecam keras, baik di Hong Kong maupun di komunitas internasional. Sejumlah pengamat menilai RUU anti-penghasutan dapat membungkam kebebasan politik dan sipil di seantero Hong Kong.
     
    Lebih dari 200 anggota parlemen dari puluhan negara telah menandatangani sebuah surat terbuka yang mengecam RUU terbaru di Hong Kong. Menurut mereka, RUU tersebut merupakan "serangan komprehensif terhadap otonomi, aturan hukum, dan kebebasan fundamental Hong Kong."

    Sementara itu, Perdana Menteri Boris Johnson bertekad mengizinkan sekitar tiga juta warga Hong Kong untuk tinggal dan bekerja di Inggris jika Tiongkok mengimplementasikan UU keamanan nasional terbaru.

    Tiga juta warga itu boleh tinggal tanpa batas waktu di Inggris, dan juga diberi kesempatan untuk mengajukan pergantian kewarganegaraan.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id