comscore

Dampak Omicron Ringan, Australia Akan Lanjutkan Pembukaan Ekonomi

Marcheilla Ariesta - 03 Januari 2022 15:04 WIB
Dampak Omicron Ringan, Australia Akan Lanjutkan Pembukaan Ekonomi
PM Australia Scott Morrison. (William WEST / AFP)
Victoria: Pemerintah Australia akan melanjutkan rencana membuka kembali perekonomian negara. Keputusan ini diambil setelah Negeri Kanguru memandang dampak yang ditimbulkan varian covid-19 Omicron relatif ringan.

Australia mencatat lebih dari 37 ribu kasus baru Covid-19, dengan jumlah orang yang dirawat di rumah sakit juga meningkat.

 



Angka kasus harian Covid-19 yang cukup tinggi dilaporkan pada Senin ini, 3 Januari 2022, di negara bagian Victoria, Queensland, Australia Selatan dan Tasmania, serta Canberra.

"Kita harus berhenti memikirkan jumlah kasus dan penyakit serius. Kita harus bisa hidup bersama virus, mengelola kesehatan kita sendiri, dan memastikan bahwa kita memantau gejala-gejala itu agar perekonomian tetap berjalan," kata Perdana Menteri Scott Morrison, dilansir dari Channel News Asia.

Menteri Kesehatan Federal Australia Greg Hunt mengatakan, jenis Omicron lebih mudah menular, tetapi juga lebih ringan daripada varian lainnya. Hal itu dinilai Australia mengurangi risiko berbahaya bagi individu terinfeksi.

Kendati gejala-gejalanya relatif ringan, Omicron dinilai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dapat membebani sistem rumah sakit di banyak negara.

Michael Bonning, ketua Dewan Asosiasi Medis Australia New South Wales, mengatakan bahwa peningkatan signifikan angka rawat inap dan jumlah petugas kesehatan yang terpapar Covid-19 cukup memberi tekanan pada kapasitas sistem kesehatan.

"Dengan periode Natal ditambah banyaknya pekerja rumah sakit yang dirumahkan karena status kontak dekat mereka, kami kesulitan mengatasi masalah kekurangan staf, terutama di area-area kritis rumah sakit," katanya.

Pada akhir Desember, Pemerintah Australia mengubah panduan mengenai kapan seseorang perlu menjalani tes Covid-19. Alih-alih PCR, Australia menyerukan penggunaan tes antigen yang jauh lebih cepat demi mengurangi tekanan pada sistem kapasitas pengujian Covid-19 di Negeri Kanguru.

Tetapi alat tes antigen di Australia relatif minim, dan Morrison mengatakan pemerintah tidak akan lagi menanggung biaya bagi orang untuk melakukan tes kepada diri mereka sendiri.

"Kami berada di tahap lain dari pandemi ini, di mana kami tidak membuat semuanya gratis," katanya.

Delapan kematian akibat Covid-19 telah dilaporkan terjadi di Australia pada hari Senin ini, yang menjadikan totalnya di level nasional menjadi lebih dari 2.260.

Baca:  Varian Omicron Picu Lonjakan Covid-19, Australia Tetap Pesta Tahun Baru

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id