Selandia Baru Perpanjang Penangguhan Perjalanan Bebas dengan Australia

    Marcheilla Ariesta - 17 September 2021 16:02 WIB
    Selandia Baru Perpanjang Penangguhan Perjalanan Bebas dengan Australia
    Selandia Baru tangguhkan perjalanan bebas ke Australia. Foto: AFP



    Wellington: Selandia Baru menangguhkan perjalanan bebas karantina dengan Australia selama delapan pekan lagi. Perpanjangan penghentian gelembung perjalanan antara kedua negara dikarenakan menangani wabah baru varian Delta covid-19.

    Perjalanan bebas karantina ditangguhkan pada 23 Juli, hanya beberapa pekan setelah diluncurkan. Pasalnya, varian Delta yang menular menyebar ke Sydney dan Melbourne di Australia.

     



    Penangguhan ini akan berakhir paada 24 September. Auckland masih tetap tutup, sementara bagian lain negara itu telah dibuka kembali.

    "Kami telah membuat kemajuan besar untuk menahan wabah kami saat ini dan bekerja keras untuk melonggarkan pembatasan minggu depan," kata Menteri Tanggap Covid-19 Selandia Baru, Chris Hipkins, dilansir dari Al Jazeera, Jumat, 17 September 2021.

    "Pembukaan kembali perjalanan bebas karantina dengan Australia pada saat ini dapat membahayakan keuntungan tersebut," imbuhnya.

    “Pemerintah akan meninjau keputusannya pada pertengahan hingga akhir November,” imbuhnya.

    Selandia Baru melaporkan hanya 11 kasus baru covid-19 pada hari ini. Dengan angka tersebut, tampaknya Selandia Baru berhasil mengendalikan wabah ini.

    Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan, negara itu dalam jalur yang tepat untuk menghilangkan covid-19 varian Delta.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id