Kasus Covid-19 Korsel Melonjak, Terapkan Aturan Jarak Sosial Baru

    Fajar Nugraha - 08 April 2021 14:07 WIB
    Kasus Covid-19 Korsel Melonjak, Terapkan Aturan Jarak Sosial Baru
    Warga Korea Selatan (Korsel) melakukan tes covid-19. Foto: AFP



    Seoul: Korea Selatan (Korsel) melaporkan 700 kasus baru covid-19 . Ini merupakan angka harian tertinggi sejak awal Januari.

    Perdana Menteri Korsel mengulangi peringatan pada Kamis 8 April bahwa aturan jarak sosial baru kemungkinan akan diperlukan.






    “Penghitungan Rabu dibandingkan dengan rata-rata 477 kasus minggu lalu. Kondisi akan memicu kekhawatiran mungkin menghadapi gelombang keempat infeksi,” menurut data dari Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis 8 April 2021.

    Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan pada pertemuan pemerintah bahwa gelombang baru infeksi dapat mengganggu program vaksinasi Korea Selatan. Saat ini program vaksinasi telah mengalami penundaan karena skema berbagi vaksin internasional COVAX berupaya untuk memberikan dosis yang dijanjikan tepat waktu.

    Negeri Gingseng juga mengatakan pada Rabu akan menghentikan sementara suntik vaksin covid-19 dari AstraZeneca kepada orang-orang yang berusia di bawah 60 tahun. Penundaan terkait juga dengan peninjauan terhadap vaksin AstraZeneca di Eropa.

    Pemerintah Korsel juga menyetujui tembakan Johnson & Johnson dalam upaya untuk mempercepat peluncuran inokulasi.

    Para pejabat mengatakan bahwa babak baru pembatasan kemungkinan akan diumumkan secepatnya pada Jumat. Korea Selatan saat ini membatasi pertemuan pribadi lebih dari empat orang.

    Hingga saat ini Korea Selatan melaporkan 107.598 infeksi virus korona, dengan 1.758 kematian.


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id