Waduh! Orang Tua di Tiongkok Dapat Dijerat Hukum Jika Anaknya Nakal

    Medcom - 19 Oktober 2021 13:53 WIB
    Waduh! Orang Tua di Tiongkok Dapat Dijerat Hukum Jika Anaknya Nakal
    Anak-anak pulang dari sebuah sekolah di Beijing, Tiongkok, 10 September 2021. (Jade GAO / AFP)



    Beijing: Parlemen Tiongkok tengah mempertimbangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang didesain khusus untuk menghukum orang tua jika anak-anak mereka menunjukkan “perilaku yang sangat buruk” atau melakukan kejahatan.

    Dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 19 Oktober 2021, hal ini disampaikan dalam RUU Pemajuan Pendidikan Keluarga. Nantinya, para wali atau orang tua di Tiongkok akan ditegur dan diperintahkan untuk menjalani program pembinaan pendidikan keluarga jika anak-anak mereka terbukti memperlihatkan kenakalan yang sangat parah atau melakukan tindakan kriminal.

     



    "Ada banyak alasan mengapa remaja berperilaku tidak baik, dan kurangnya pendidikan di dalam keluarga merupakan penyebab utamanya," kata Juru Bicara Komisi Urusan Legislatif di bawah Kongres Rakyat Nasional (NPC), Zang Tiewei.

    Baca:  Kebijakan 3 Anak, Warga Tiongkok Tampak Tidak Tertarik

    Rancangan UU Pemajuan Pendidikan Keluarga yang akan dibahas pada sidang Komite Tetap NPC pekan ini juga akan mendesak para orang tua untuk mengatur waktu bagi anaknya dalam beristirahat, bermain, dan berolahraga.

    Tiongkok telah menjalankan peran 'orang tua' bagi para warganya tahun ini, mulai dari mengatasi kecanduan anak muda terhadap game daring hingga menekan pemujaan berlebihan terhadap para selebriti di media sosial.

    Dalam beberapa bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Tiongkok telah membatasi jam bermain game bagi anak di bawah umur. Para anak hanya diizinkan untuk bermain game online selama satu jam pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.

    Di bidang akademik, Tiongkok telah mengurangi pekerjaan rumah (PR) dan melarang les setelah sekolah selama akhir pekan atau hari libur. Hal ini dilakukan demi menghindari adanya beban akademik yang terlalu berat di pundak anak.

    Selain itu, Pemerintah Tiongkok juga mendesak para laki-laki untuk menjadi lebih jantan. Perintah ini tercantum dalam "Usulan Mencegah Feminisasi Remaja Laki-Laki" yang dikeluarkan Desember lalu.

    Kementerian Pendidikan Tiongkok juga tak henti-hentinya mendesak pihak sekolah untuk mempromosikan kegiatan olahraga, seperti basket atau sepak bola. (Nadia Ayu Soraya)

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id