GastroDiplomacy from Jakarta to Seoul Satukan Cita Rasa Indonesia-Korsel

    Willy Haryono - 27 Juni 2021 06:00 WIB
    GastroDiplomacy from Jakarta to Seoul Satukan Cita Rasa Indonesia-Korsel
    Dubes Umar Hadi (dua kiri) dalam acara GastroDiplomacy from Jakarta to Seoul pada Sabtu, 26 Juni 2021. (KBRI Seoul)



    Seoul: Food unites people and nations. Sajian makanan mempersatukan manusia dari berbagai belahan dunia. Sebagaimana Korea Selatan, sejarah kuliner Indonesia terpatri dalam menu sajian tradisional Tanah Air. Bangsa Indonesia bangga akan kekayaan jenis pangannya, demikian juga bangsa Korea.

    Demikian disampaikan Umar Hadi, Duta Besar Indonesia untuk Korsel saat membuka secara resmi kegiatan virtual GastroDiplomacy from Jakarta to Seoul pada Sabtu, 26 Juni 2021.

     



    "Event virtual ini menjadi titik pertemuan tidak hanya antar budaya tetapi juga cita rasa terbaik antara kedua negara," ungkap Dubes Umar, berbicara dalam acara yang ditayangkan secara langsung di akun media sosial KBRI Seoul.

    Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo mengenai pengembangan kuliner yang mencerminkan citra bangsa di mancanegara, KBRI Seoul menyelenggarakan kegiatan promosi ekonomi kreatif subsektor kuliner. Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda pelaku industri makanan di Indonesia dapat terus menggali kreativitas dalam menghasilkan sajian yang dapat menembus pasar Korsel. 

    KBRI Seoul menggandeng master Chef kenamaan kedua negara, yaitu William Wongso dan Jia Choi. Antusiasme hadirin tampak dari banyaknya komentar positif dan membangun yang disampaikan warganet di akun YouTube KBRI Seoul.

    "Saya a true believer pada jalur diplomasi melalui gastronomi, dari mata turun ke lidah.  Ini kali kedua saya memasak untuk masyarakat Korsel. Pertama kali di tahun 2018 pada saat kunjungan Presiden Jokowi, saya khusus meracik rendang dari Hanwoo beef," ucap William Wongso, pakar dan konsultan Gastronomi Indonesia.

    "Kini saya ingin mengangkat sajian Nusantara yang merupakan comfort food yang sering kita nikmati bersama tetapi belum setenar rendang dan soto ayam yaitu Mie Klethek yang dipadankan dengan bumbu khas Korea, Gochujang dan Gochugaru," lanjutnya, dalam keterangan tertulis KBRI Seoul yang diterima Medcom.id.

    "Nah, persis bangsa Indonesia yang gemar menyantap ikan, demikian juga bangsa Korea. Untuk itu, saya pilihkan Sop Ikan Pindang Serani”, demikian diungkapkan William Wongso, pakar dan konsultan Gastronomi Indonesia," ungkap William Wongso.

    Baca:  Dubes Indonesia di Korsel Dianugerahi Warga Kehormatan Kota Seoul

    Sementara itu Jia Choi mengatakan bahwa dari pengamatannya selama ini,  masyarakat Indonesia khususnya generasi muda menyukai K-Food karena sering menonton K-Drama, mendengarkan K-Pop dan menyukai K-Fashion.

    "Oleh karena itu, saya menyiapkan khusus dua sajian favorit Korsel yang meski tampak sederhana namun sering dilihat di dalam drakor dan didengarkan di music K-Pop," kata Jia Choi, sang Chef youtuber asal Korsel. Ia menghadirkan dua hidangan bernama Sundubu Jjigae (Soft Tofu Stew Soup) dan Veggie Jap Chae (Stir Fried Glass Noodle). 

    Penyelenggaraan GastroDiplomacy from Jakarta to Seoul membuktikan bahwa pandemi Covid-19 tidaklah menjadi penghalang untuk terus berkarya dan mempromosikan industri kreatif Indonesia. Penyelenggaraan ditayangkan secara live di akun media sosial KBRI Seoul dan disaksikan ratusan warga Indonesia dan Korsel, baik dari kalangan pelaku dan pemerhati industri kuliner, mahasiswa, maupun masyarakat umum.


    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id