comscore

Pasukan Khusus AS Diam-diam Dikerahkan ke Taiwan

Achmad Zulfikar Fazli - 08 Oktober 2021 09:17 WIB
Pasukan Khusus AS Diam-diam Dikerahkan ke Taiwan
Militer AS saat melakukan latihan bersama Australia pada 2017. Foto: AFP
Taipei: Puluhan pasukan operasi khusus Amerika Serikat (AS) melakukan pelatihan untuk unit kecil pasukan darat Taiwan. Hal ini disebutkan oleh sebuah media AS.

Pasukan Khusus dan Marinir AS telah diam-diam melatih pasukan Taiwan setidaknya selama satu tahun, media AS melaporkan Kamis.
“Unit operasi khusus AS dan kontingen Marinir telah diam-diam beroperasi di Taiwan untuk melatih pasukan militer di sana,” The Wall Street Journal melaporkan, mengutip pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip Anadolu, Jumat 8 Oktober 2021.

Baca: Taiwan Inginkan Dukungan Internasional Setelah Ancaman dari Tiongkok.

“Pengerahan itu adalah bagian dari upaya untuk menopang pertahanan pulau itu. kekhawatiran tentang potensi agresi Tiongkok yang meningkat,” sebut laporan itu.

Laporan muncul di tengah meningkatnya ketegangan karena Tiongkok telah mengirim pesawat tempur hampir 150 kali ke zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan dalam beberapa hari terakhir.

ADIZ adalah buffer zone di luar wilayah udara suatu negara yang berhak meminta pesawat yang masuk untuk mengidentifikasi diri.

Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai "provinsi yang memisahkan diri”. Sementara Taipei bersikeras untuk merdeka sejak 1949 dan memiliki hubungan diplomatik dengan setidaknya 15 negara.

Laporan itu mengatakan sekitar puluhan pasukan operasi khusus AS dan pasukan pendukung "melakukan pelatihan untuk unit kecil pasukan darat Taiwan."


“Marinir AS bekerja dengan pasukan maritim lokal dalam pelatihan perahu kecil. Pasukan Amerika telah beroperasi di Taiwan setidaknya selama satu tahun,” kata pejabat AS kepada harian Amerika.

November lalu, Taipei mengumumkan kedatangan Marinir AS untuk melatih tentara Taiwan. Ini menandai pertama kalinya sejak AS dan Taiwan memutuskan hubungan bilateral pada 1979 bahwa tentara Amerika telah kembali ke pulau itu.


AS secara resmi mengakui Republik Rakyat Tiongkok pada 1979 dan mengalihkan hubungan diplomatik dari Taipei ke Beijing, termasuk Taiwan sebagai bagian dari Tiongkok daratan.

Komando Angkatan Laut Taiwan mengatakan kontingen marinir AS -,Marine Raiders,- tiba atas undangan militer Taiwan untuk melatih pasukan Taiwan selama empat minggu mulai 11 November tahun lalu. Marinir AS juga dikarantina selama sekitar dua minggu untuk menghindari infeksi virus korona.

Tentara Amerika akan melatih rekan-rekan Taiwan mereka dalam operasi infiltrasi kapal serbu dan kapal cepat di Pangkalan Angkatan Laut Tsoying di kota pelabuhan Kaohsiung di Taiwan selatan.

“Pengerahan operasi khusus AS adalah tanda keprihatinan di dalam Pentagon atas kemampuan taktis Taiwan mengingat pembangunan militer Beijing selama bertahun-tahun dan langkah-langkah mengancam baru-baru ini terhadap pulau itu,” ucap The Wall Street Journal.

Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng memperingatkan pada Rabu bahwa Tiongkok “akan dapat meluncurkan serangan skala penuh ke Taiwan dengan kerugian minimal pada 2025.”

Di bawah pemerintahan Donald Trump AS sebelumnya, AS menjual senjata bernilai miliaran dolar ke Taipei untuk “meningkatkan pertahanan Taiwan melawan agresi Tiongkok.”

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id