Populer Internasional: PM Pakistan Positif Covid-19 hingga Nasib Staf PBB di Korut

    Willy Haryono - 21 Maret 2021 11:08 WIB
    Populer Internasional: PM Pakistan Positif Covid-19 hingga Nasib Staf PBB di Korut
    PM Pakistan Imran Khan. (AFP)



    Islamabad: Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dinyatakan positif Covid-19 sekitar dua hari usai dirinya divaksinasi. Kabar ini menjadi berita terpopuler di kanal Internasional Medcom.id pada Minggu, 21 Maret 2021.

    Dua berita lainnya adalah mengenai gempa bumi magnitudo 6,9 di Jepang dan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang sudah tidak lagi memiliki staf internasional di Korea Utara.






    Berikut selengkapnya:

    1. PM Pakistan Positif Covid-19 Dua Hari usai Divaksinasi

    Usai dinyatakan positif Covid-19, PM Khan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. Khan, mantan kapten tim nasional kriket Pakistan yang menjadi perdana menteri pada Agustus 2018, positif Covid-19 dua hari usai divaksinasi.

    Selama ini PM Khan masih terus menghadiri berbagai rapat dan acara, termasuk konferensi keamanan di Islamabad yang dihadiri banyak orang.

    Mengapa PM Khan daapt tetap terinfeksi meski sudah menerima vaksin Covid-19? Simak penjelasannya di sini.

    2. Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Jepang, Sempat Picu Peringatan Tsunami

    Guncangan kuat di lepas pantai Miyagi ini sempat memicu peringatan tsunami. Prefektur Miyagi juga sempat mengeluarkan perintah evakuasi bagi hampir 9.000 warga. Namun selang beberapa waktu, perintah tersebut dicabut.

    Peringatan tsunami dan juga evakuasi dicabut selang beberapa waktu kemudian. Gempa ini diyakini sebagai guncangan susulan dari gempa kuat 2011 yang juga melanda area tersebut.

    Cek selengkapnya di sini untuk mengingat kembali dampak bencana gempa dan tsunami di Jepang pada 2011.

    3. PBB Sudah Tak Punya Satu Pun Staf Internasional di Korea Utara

    PBB sudah tidak memiliki satu pun staf internasional di Korea Utara (Korut). Meski mengklaim sebagai negara bebas Covid-19, Korut telah mengunci perbatasan mereka demi menghalau kedatangan virus tersebut.

    Penutupan perbatasan ini meliputi semua orang tanpa terkecuali, termasuk diplomat dan warga negara asing.
     
    Sebelumnya pada pekan ini, dua staf PBB tersisa dari Program Makanan Dunia (WFP) dilaporkan sudah pergi dari Pyongyang.

    Apa komentar PBB mengenai situasi terkini seputar staf internasional di Korut? Cek selengkapnya di sini.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id