Tiongkok Bergabung dengan Fasilitas Vaksin Covid-19 Global WHO

    Fajar Nugraha - 09 Oktober 2020 09:59 WIB
    Tiongkok Bergabung dengan Fasilitas Vaksin Covid-19 Global WHO
    Vaksin Sinovac dari Tiongkok juga diuji di Indonesia. Foto: AFP
    Beijing: Tiongkok mengatakan pada Jumat 9 Oktober 2020 telah secara resmi bergabung dengan fasilitas vaksin covid-19 global yang dikenal sebagai COVAX. Negeri Tirai Bambu menjadi kekuatan ekonomi terbesar yang mendukung inisiatif tersebut hingga saat ini.

    Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa negaranya memiliki kemampuan produksi vaksin covid-19 yang cukup. Hua menambahkan, Tiongkok akan memprioritaskan penyediaan negara-negara berkembang ketika vaksin sudah siap.

    Fasilitas COVAX, yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bertujuan untuk memberikan setidaknya 2 miliar dosis vaksin pada akhir 2021.

    "Ini adalah langkah penting yang diambil Tiongkok untuk menegakkan konsep komunitas kesehatan bersama untuk semua," kata Hua, seperti dikutip Channel News Asia, Jumat 9 Oktober 2020.

    “Tiongkok akan terus fokus untuk memastikan bahwa negara berkembang memiliki akses yang sama ke vaksin yang sesuai, aman dan efektif,” tambahnya.

    “Semua vaksin yang dikembangkan dan disebarkan oleh Tiongkok akan dibuat menjadi barang publik global,” tegas Hua.

    Tidak hanya itu, Tiongkok juga berjanji akan memperkuat kerja sama vaksin dengan negara terkait melalui jaringan COVAX.

    “Tiongkok akan terus bekerja sama dengan mitra COVAX dan berkontribusi pada perang global melawan pandemi untuk menjaga keselamatan dan kesehatan semua manusia," imbuh Hua.


    Vaksin Covid-19 di Akhir Tahun


    Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu 7 Oktober yang menyerukan solidaritas dan komitmen politik dari semua pemimpin untuk memastikan pemerataan vaksin ketika tersedia.

    Baca: WHO: Vaksin Covid-19 Siap Digunakan Akhir Tahun.

    Tedros menyebutkan dunia membutuhkan vaksin dan ada harapan akhir tahun ini vaksin dapat digunakan. “Masih ada harapan,” kata Tedros dalam sambutan terakhirnya kepada Badan Eksekutif WHO.
     
    Sebanyak sembilan vaksin eksperimental sedang disiapkan untuk fasilitas vaksin global COVAX WHO. Fasilitas ini bertujuan untuk mendistribusikan 2 miliar dosis pada akhir tahun 2021.

    Pada pertemuan Badan Eksekutif WHO itu, membahas tanggapan global terhadap pandemi. Selain itu WHO juga mendengar seruan dari negara-negara termasuk Jerman, Inggris dan Australia untuk reformasi guna memperkuat badan PBB tersebut.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id