Italia Apresiasi Bantuan Tiongkok dalam Menangani Korona

    Willy Haryono - 17 Maret 2020 09:32 WIB
    Italia Apresiasi Bantuan Tiongkok dalam Menangani Korona
    Dua biarawati berjalan melewati sebuah rumah sakit di Turin, Italia, di tengah pandemi covid-19. (Foto: Marco Bertorello/AFP/Getty Images)
    Beijing: Sekelompok tim pakar yang dikirim Pemerintah Tiongkok ke Italia untuk membantu penanganan virus korona telah disambut baik dan diapresiasi otoritas lokal. Demikian disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang.

    Berbicara dalam konferensi pers, Geng mengatakan negaranya memang telah mengirim tim beranggotakan 9 pakar epidemi. Tim tersebut meninggalkan Shanghai menuju Roma pada 12 Maret lalu dengan membawa sejumlah peralatan dan pasokan medis.

    "Mereka disambut hangat dan sangat dipuji Pemerintah Italia," ujar Geng, seperti dilansir dari Xinhua, Senin 16 Maret 2020.

    "Berikutnya, mereka akan mengunjungi sejumlah area yang terkena dampak parah (covid-19) di Italia utara," sambungnya.

    Tim pakar Tiongkok telah berbagi pengalaman dengan Kementerian Kesehatan Italia, Palang Merah Italia, Institut Nasional Penyakit Nasional di Roma, dan institusi lainnya.

    Beijing berharap Italia dapat mencontoh berbagai langkah yang telah dilakukan Tiongkok dalam menekan penyebaran covid-19. Saat ini, Italia masih menjadi negara yang paling parah dilanda korona di benua Eropa.

    "Selain membantu Italia, tim pakar kami juga menemui warga Tiongkok di sana, dan membuat video panduan berisi konten menghadapi covid-19," sebut Geng.

    "Tidak hanya itu, tim juga menemui sekelompok pasien Tiongkok yang dirawat di beberapa rumah sakit di Italia," lanjutnya.

    Data terbaru Universitas Johns Hopkins per hari ini, Selasa 17 Maret 2020, mencatat total kasus covid-19 di kancah global telah melampaui 181 ribu, dengan lebih dari 7.100 kematian. Sementara jumlah pasien sembuhnya telah mencapai 78.989.
     
    Lonjakan kasus dan kematian kini didominasi negara-negara Eropa, setelah covid-19 pertama kali muncul di Tiongkok pada akhir 2019. WHO mengatakan Eropa kini telah menjadi pusat pandemi.

    Sementara Tiongkok terus mengalami tren penurunan jumlah kasus dan kematian akibat covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Tren penurunan yang sama juga terjadi di Korea Selatan.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id