Pelajaran Berharga Dibagikan Lewat Catatan WNI dari Wuhan

    Marcheilla Ariesta - 03 September 2020 18:40 WIB
    Pelajaran Berharga Dibagikan Lewat Catatan WNI dari Wuhan
    WNI dari Wuhan tiba di Indonesia. Foto: Dok. Kemlu RI.
    Jakarta: Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok, Niko Akbar mengapresiasi rekan-rekannya di Wuhan yang telah menulis buku pengalaman berharga. Buku berjudul 'Wuhan Darimu Aku Belajar, Karenamu Aku Merindu' merupakan catatan pengalaman para WNI dalam menghadapi kondisi tak terduga di Wuhan akibat virus korona (covid-19).

    Wuhan merupakan kota pertama virus itu ditemukan. Berdasarkan laporan, virus berasal dari pasar ikan yang menjual hewan liar di sana.

    "Banyak hal yang bisa kita ambil dan bagikan dari buku ini. Pandemi covid-19, tidak terduga parahnya saat itu," ujar Niko dalam peluncuran buku secara virtual, Kamis, 3 September 2020.

    Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun mengungkapkan, peristiwa evakuasi para pelajar dari Wuhan, Tiongkok menunjukkan betapa kuatnya semangat gotong-royong. 

    "Kerja sama dengan banyak pihak terwujud dalam waktu singkat, memperlancar proses evakuasi," tegas Djauhari.

    Sementara itu, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengungkapkan pembuatan buku ini berawal saat dirinya menerima para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang belajar di Wuhan, Tiongkok, di ruang kerjanya di gedung MPR, Senayan, Jakarta pada Februari lalu.

    Mendengar cerita langsung dari para pelajar, perempuan yang akrab disapa Rerie itu mendorong agar kisah-kisah yang merupakan bagian dari sejarah itu ditulis dalam bentuk buku. Rencana itu pun disambut baik oleh pihak Media Indonesia Publishing untuk membukukan pengalaman para pelajar tersebut.

    Para pelajar Indonesia di Wuhan, menurut Rerie, sudah melewati tahap adaptive civilization, setelah menghadapi kondisi yang tidak menentu, mampu bangkit dan mampu merekonstruksi kejadian yang dialami dengan menulis pengalaman-pengalaman mereka dalam buku.

    "Saya bangga dan terharu buku yang ditulis dari hati ini bisa terbit. Isi buku ini bisa menjadi kenangan sekaligus pembelajaran bagi kita semua," ujar Legislator Partai NasDem itu.

    Rerie berharap para pelajar Indonesia yang sedang menuntut ilmu di luar negeri terus berjuang untuk menggapai cita-cita.

    "Jangan berhenti menulis, masih banyak pengalaman yang harus dituliskan untuk menebar inspirasi bagi negeri tercinta kita," ujarnya.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id