comscore

Prajurit Transgender Korsel Diduga Bunuh Diri, Picu Kemarahan Warga

Fajar Nugraha - 04 Maret 2021 11:34 WIB
Prajurit Transgender Korsel Diduga Bunuh Diri, Picu Kemarahan Warga
Byun Hee-soo, prajurit transgender Korea Selatan yang ditemukan tewas pada 3 Maret 2021. Foto: AFP
Seoul: Prajurit transgender pertama Korea Selatan (Korsel) yang memprotes keputusan militer tahun lalu untuk memecatnya karena operasi kelamin, ditemukan tewas di rumahnya pada Rabu 3 Maret 2021. Diduga prajurit itu lakukan bunuh diri.

Petugas pemadam kebakaran menemukan Byun Hee-soo tidak bernyawa di rumahnya di Cheongju. Petugas menerima laporan dari konsuler kesehatan mental yang menghubungi saluran darurat dan menyebutkn tidak mendengar kabarnya selama beberapa hari.
Shin Jeong-hwan, petugas penyelamat itu mengatakan, penyebab kematiannya tidak segera diketahui. “Pembusukan tubuh menunjukkan dia telah mati selama berhari-hari,” ujar Shin, seperti dikutip AFP, Kamis 4 Maret 2021.

Byun, yang pernah menjabat sersan staf dan pengemudi tank, mengaku diizinkan untuk terus bertugas sebagai tentara wanita setelah militer memecatnya pada Januari 2020. Keputusan itu memicu kritik dari para pembela hak asasi manusia yang melihat keputusan tersebut sebagai tindakan diskriminatif.

Dia mengatakan dia menjalani operasi penggantian kelamin di Thailand pada November 2019 setelah menderita depresi atas identitas seksualnya untuk waktu yang lama.

Polisi mengonfirmasi kematiannya kepada AFP dan mengatakan mereka sedang menyelidiki.

Laporan mengatakan tidak ada catatan yang ditemukan tetapi kematiannya diduga sebagai bunuh diri. Media Korsel Yonhap mengutip pejabat yang mengatakan dia telah mencoba bunuh diri tiga bulan lalu.

Kematiannya memicu curahan kesedihan dan seruan agar anggota parlemen Korea Selatan mengesahkan RUU antidiskriminasi.

"Seluruh masyarakat Korea memikul tanggung jawab atas kematiannya," kata sebuah poster di Daum, portal terbesar kedua di negara itu.

"Mereka yang mengejeknya dan membuat komentar daring yang jahat karena dia transgender, saya ingin Anda merenungkan apa yang Anda lakukan padanya,” sebut sebuah poster.

Korea Selatan melarang transgender untuk bergabung dengan militer dan militer menolak petisi Byun untuk dipekerjakan kembali pada Juli tahun lalu.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan Moon Hong-sik selama briefing pada Kamis menyatakan belasungkawa atas kematian Byu. Tetapi mengatakan militer tidak memiliki diskusi yang sedang berlangsung tentang mengizinkan orang transgender untuk melayani negara.


(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id