Cerita Warga Asing Rayakan Imlek di Wuhan Usai Pandemi

    Fajar Nugraha - 12 Februari 2021 09:08 WIB
    Cerita Warga Asing Rayakan Imlek di Wuhan Usai Pandemi
    Makan malam Tahun Baru Imlek warga asing yang berada di Wuhan. Foto: Xinhua



    Wuhan: Dokter Prancis Philippe Klein telah bekerja di Wuhan di Tiongkok selama tujuh tahun. Tetapi ini adalah tahun pertamanya merayakan Festival Musim Semi di kota itu.

    Klein tidak memiliki hubungan emosional dengan penduduk setempat di tahun-tahun sebelumnya, tetapi sekarang semuanya telah berubah. “Mungkin karena pandemi, sekarang saya semakin memiliki solidaritas dengan orang Wuhan,” ujarnya, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat 12 Februari 2021.




    Klein mengangkat gelasnya untuk bersulang Tahun Baru saat makan malam reuni dengan keluarganya, Profesor dari Italia Sara Platto dan putranya Matteo, blogger dan pengusaha Israel Raz Galor, dan teman-teman mereka di Wuhan. Momen pahit ini menandai akhir dari ‘petualangan’ enam hari grup tersebut untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

    Sambil membenamkan diri dalam persiapan menarik untuk Tahun Sapi yang akan datang, para ekspatriat mendapat kesempatan untuk mengalami percikan kembali kota yang pernah terpukul keras oleh covid-19.

    Getaran perayaan

    Dengan spanduk merah dan lentera tergantung di setiap jalan, Platto dan putranya Matteo berjalan-jalan di sepanjang Jalan Hanjie untuk membeli beberapa pakaian baru untuk tahun baru.

    Sementara itu, Klein pergi ke supermarket di dekat rumahnya untuk mengambil sebotol anggur dan ditemani oleh Zhong Weiwei warga setempat dari Wuhan, seorang pekerja konstruksi yang membantu membangun Rumah Sakit Leishenshan, sebuah bangunan darurat yang dirancang untuk menampung pasien covid-19.

    Baca: Cegah Covid-19, Tiongkok Minta Warganya Tidak Mudik Liburan Imlek.

    Suasana meriah menyebar ke seluruh supermarket dengan lagu-lagu riang yang diputar, barang-barang diskon yang dipajang dan banyak dekorasi warna-warni menjuntai dari langit-langit. Setelah kode kesehatan mereka diperiksa dan suhu diukur, Klein dan Zhong mengantri untuk membeli anggur dan minuman keras khas Tiongkok.

    Cerita Warga Asing Rayakan Imlek di Wuhan Usai Pandemi
    Phillipe Klein dan Zhong Weiwei beli kebutuhan Imlek. Foto: Xinhua

    Adegan yang ramai membuat kedua sahabat baru ini teringat betapa sulitnya Tahun Baru Imlek Tiongkok yang lalu. Saat itu Wuhan berada dalam penguncian yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menghadapi tugas berat untuk mengekang penularan virus korona.

    Pria Prancis berusia 57 tahun itu menolak untuk mengungsi dari Wuhan terlepas dari semua ketidakpastian, ketakutan dan rasa sakit karena dipisahkan dari keluarganya yang terbang kembali ke Prancis. "Saya seorang dokter. Tugas saya membantu orang di sini," katanya.

    Pada puncak epidemi Wuhan, Klein menerima izin yang memungkinkannya bergerak bebas di kota untuk merawat pasien di rumah mereka. "Itu tak terlupakan. Saya ingat mengemudi sendirian dengan tidak ada orang lain di jalan kecuali ambulans," kenangnya.

    Halaman Selanjutnya
    Zhong juga tinggal di kota…


    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id