comscore

Lawan Kekuatan Tiongkok, Taiwan Akan Beli Jet Tempur Baru

Fajar Nugraha - 26 Agustus 2021 18:04 WIB
Lawan Kekuatan Tiongkok, Taiwan Akan Beli Jet Tempur Baru
Taiwan sangat butuh pembaharuan dalam armada jet tempur mereka. Foto: AFP
Taipei: Taiwan pada Kamis 26 Agustus mengumumkan langkah yang lebih sederhana dalam pengeluaran pertahanan untuk tahun depan. Tetapi mereka akan menghabiskan USD1,44 miliar atau sekitar Rp20,7 triliun untuk jet tempur baru.

Rencana pembelian dilakukan karena Taiwan memperkuat pasukannya dalam menghadapi tekanan yang meningkat dari Tiongkok.
Tiongkok telah meningkatkan aktivitas militernya di dekat Taiwan. Hal itu termasuk mengadakan latihan penyerangan pekan lalu di dekat pulau itu, yang dianggapnya sebagai wilayah Tiongkok yang akan dibawa ke bawah kendali Beijing, dengan paksa jika perlu.

“Kabinet Presiden Tsai Ing-wen mengusulkan pengeluaran militer sebesar NTD471,7 miliar (atau sekitar Rp243,4 triliun) untuk tahun yang dimulai Januari, naik dari anggaran tahun ini sebesar NTD453,4 miliar (Rp233,9 triliun),” kata pernyataan Pemerintah Taiwan, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis 26 Agustus 2021

“Jumlah itu termasuk NTD40,1 miliar (USD1,44 miliar) untuk jet tempur baru, meskipun pemerintah tidak memberikan perincian tetapi kemungkinan merujuk pada F-16,” tegas pernyataan itu.

Amerika Serikat (AS) pada 2019 menyetujui penjualan jet tempur F-16 senilai USD8 miliar ke Taiwan, sebuah kesepakatan yang akan menjadikan total pulau itu menjadi lebih dari 200, armada F-16 terbesar di Asia.

Tingkat kenaikan akan lebih kecil dari kenaikan 10 persen yang dianggarkan untuk tahun ini.

Tiongkok pada Maret mengatakan pengeluaran pertahanan 2021 akan naik 6,8 persen dari 2020, karena ekonomi terbesar kedua di dunia itu muncul dari dampak pandemi virus korona.

Anggaran pertahanan yang diusulkan Taiwan adalah pengeluaran pemerintah terbesar ketiga untuk tahun depan, setelah kesejahteraan sosial dan pengeluaran gabungan untuk pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya.

Anggaran harus disetujui oleh parlemen, di mana Partai Progresif Demokratik Tsai memiliki mayoritas besar, membuat persetujuannya lebih mudah.

Presiden Tsai telah menjadikan modernisasi angkatan bersenjata Taiwan -,dipersenjatai dengan baik, tetapi dikerdilkan oleh Tiongkok,- dan meningkatkan pengeluaran pertahanan sebagai prioritas.

Bagian dari itu adalah menjadikan Taiwan ‘landak’ yang dilengkapi dengan senjata canggih dan sangat mobile untuk membuat invasi Tiongkok sesulit mungkin.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id