WNI Dilaporkan Kabur dari Fasilitas Karantina Korsel

    Marcheilla Ariesta - 07 Oktober 2020 14:27 WIB
    WNI Dilaporkan Kabur dari Fasilitas Karantina Korsel
    Pemandangan salah satu sudut kota Seoul di Korsel. (Foto: AFP)
    Seoul: Pejabat kesehatan Korea Selatan melaporkan, seorang pria asal Indonesia kabur dari fasilitas karantina. Pria itu kabur sehari sebelum dia menyelesaikan wajib isolasi dua pekan di sana.

    "Orang itu dinyatakan negatif virus korona dan tidak menunjukkan gejala selama masa isolasi," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Son Young-rae, dilansir dari Malay Mail, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Pihak berwenang mencurigai pria itu masuk dengan visa awak kapal dan bermaksud tinggal secara ilegal di Korsel. Pasalnya, kata mereka, insiden serupa pernah terjadi yang melibatkan warga negara Vietnam dalam beberapa bulan terakhir.

    Setiap orang yang tiba di Korsel dari luar negeri diharuskan menjalani isolasi selama dua pekan. Langkah ini dilakukan pemerintah Negeri Ginseng untuk mencegah penyebaran covid-19, tanpa melihat apakah mereka memperlihatkan gejala atau tidak.

    Maret lalu, Kemenkes Korsel mengancam langkah deportasi atau hukuman penjara bagi mereka yang melanggar aturan karantina mandiri. Ancaman deportasi dilayangkan setelah terjadinya lonjakan kasus impor covid-19, atau yang berasal dari luar negeri.

    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCC) melaporkan tambahan 114 kasus infeksi baru dalam 24 jam terakhir.

    Dengan bertambahnya angka tersebut, total infeksi covid-19 di Korsel saat ini menjadi 24.353 kasus, dengan 425 kematian dan 22.334 pasien sembuh.

    Baca:  Langgar Karantina Mandiri, Seorang WNI Dideportasi Korsel

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id