Kim Jong-un Isyaratkan Minta Bantuan Vaksin Covid-19 ke Tiongkok

    Marcheilla Ariesta - 01 Juli 2021 13:29 WIB
    Kim Jong-un Isyaratkan Minta Bantuan Vaksin Covid-19 ke Tiongkok
    Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un disinyalir minta vaksin ke Tiongkok. Foto: AFP



    Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengatakan, ia akan mendorong peningkatan hubungan di Tiongkok. Langkah ini sebagai salah satu upaya Korea Utara keluar dari krisis yang semakin dalam terkait pandemi covid-19.

    Ia menyampaikan pesan dalam ucapan selamatnya ke Presiden Tiongkok, Xi Jinping pada peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok.

     



    Baca: Kim Jong-un Akui Ada Insiden Serius Terkait Covid-19.

    "Partai Buruh Korea, memiliki persatuan yang kuat dengan Partai Komunis Tiongkok. Kita akan meningkatkan persahabatan (Korut-Tiongkok) ke titik strategis baru, seperti yang diinginkan rakyat kedua negara," kata Kim dalam pesannya, dikutip dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Kamis, 1 Juli 2021.

    Dalam suratnya, Kim juga menyindir Amerika Serikat yang dianggap selalu menekan Tiongkok. "Fitnah kejam yang diakukan musuh, dan tekanan terhadap Partai Komunis Tiongkok tidak lebih dari upaya terakhir," ucapnya.

    "Mereka tidak akan pernah dapat mencuri kemajuan yang sedang berlangsung di Tiongkok," imbuh Kim.

    Pesan Kim datang sehari setelah media pemerintah mengatakan ia melakukan pertemuan Politbiro yang membahas krisis besar akibat pandemi. Ada spekulasi jika Kim mungkin ingin meminta bantuan internasional dalam memerangi krisis ini, termasuk pengiriman vaksin covid-19.

    Korea Utara masih mempertahankan beberapa tindakan antivirus terberat di dunia, termasuk penutupan perbatasan selama setahun penuh. Namun, hingga kini mereka mengklaim tidak ada kasus covid-19 sama sekali di negara itu.

    Menurut Kim, tindakan ini sebenarnya menghancurkan ekonomi mereka. Namun, langkah ini sebagai pertahanan sebelum negaranya menghadapi situasi terburuk karena covid-19.

    Meski demikian, belum jelas akhir dari pembatasan perbatasan mereka dengan Tiongkok. Sejauh ini, Pyongyang belum mencatat telah menerima vaksin apapun.

    Lebih dari 90 persen perdagangan Korea Utara dilakukan dengan Tiongkok. Para ahli mengatakan Beijing khawatir mengenai kekacauan di Pyongyang karena tidak ingin pengungsi membanjiri perbatasan mereka.

    Pada Rabu kemarin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin mengindikasikan kemungkinan Beijing mengirim bantuan ke Pyongyang.

    "Tiongkok dan Korea Utara memiliki tradisi panjang untuk saling membantu ketika mereka menghadapi kesulitan. Jika perlu, Tiongkok akan secara aktif mempertimbangkan untuk memberi bantuan kepada Korea Utara," serunya.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id