Heboh Antrian BTS Meal di Indonesia, di Korut Fans K-pop Dihukum Mati

    Adri Prima - 12 Juni 2021 18:41 WIB
    Heboh Antrian BTS Meal di Indonesia, di Korut Fans K-pop Dihukum Mati
    Pemimpin Korut Kim Jong-un. (AFP/KCNA)



    Jakarta: Paket menu promo BTS Meal yang ditawarkan oleh restoran cepat saji McDonald's begitu diburu oleh pencinta K-pop tanah air. Bahkan puluhan gerai McD di Indonesia harus kena sanksi karena kerumunan akibat tingginya jumlah penggemar K-pop.

    Berbeda dengan di Korea Utara, pemerintahan Kim Jong Un justru memiliki kebijakan yang sangat anti dengan K-pop. 

     



    Bahkan Kim Jong Un membuat aturan khusus bagi warga Korea Utara apabila mereka nekat mendengarkan, menonton dan mengoleksi atau membeli segala merchandise yang berhubungan dengan K-Pop maka ancamannya hukuman mati.

    Dikutip dari New York Times, Kim Jong Un mengatakan demam K-pop tidak ubahnya seperti 'kanker ganas' yang menyerang generasi muda Korea Utara. Imbasnya, anak-anak muda Korut seperti tidak mengenal budaya asli Korut dan kehilangan jati diri. 

    Seorang pembelot yang melarikan diri dari Korut, Jung Gwang Il mengatakan invasi K-pop dianggap Kim sebagai kejahatan besar di negaranya (Korut). 

    "Dia harus menegaskan kembali ideologinya kepada kaum muda agar tidak kehilangan fondasi demi masa depan kekuasaan dinastinya," kata Jung Gwang-il.

    "Generasi muda Korut dipaksa menelan ideologi Pyongyang, tak peduli bila itu harus dengan pemaksaan," lanjutnya. 

    Kim Jong Un sendiri telah memperkenalkan serangkaian undang-undang baru untuk memberlakukan hukuman bagi warga yang menonton atau memiliki hiburan Korsel. Aturan terbit Desember 2020. Warga Korut bisa dihukum 5 hingga 15 tahun bekerja paksa jika kedapatan mengkonsumsi Kpop dan hiburan Korea Selatan lainnya. 

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id