India Catat 45 Ribu Kasus Jamur Hitam dalam 2 Bulan Terakhir

    Marcheilla Ariesta - 22 Juli 2021 15:52 WIB
    India Catat 45 Ribu Kasus Jamur Hitam dalam 2 Bulan Terakhir
    Dokter lakukan operasi menangkat jamur hitam dari seorang pasien di India. Foto: AFP



    New Delhi: India mencatat lebih dari 45 ribu kasus 'jamur hitam' atau mucormycosis dalam dua bulan terakhir. Kasus ini muncul di tengah pandemi covid-19 yang memuncak di negara itu.

    Menteri Kesehatan junior India, Bharati Pravin Pawar mengatakan, lebih dari 4.200 orang meninggal karena mucormycosis.

     



    Sebelumnya, infeksi ini memang sudah ada. Namun semakin menyebar sejak pandemi covid-19 menghantam negara tersebut.

    Dilansir dari ABC, Kamis, 22 Juli 2021, penyakit ini sangat agresif yang disebabkan sekelompok jamur. Jamur tersebut menyebabkan lecet, bengkak dan bisul pada penderitanya.

    Untuk menghentikan penyebaran jamur tersebut, dokter terpaksa harus mengamputasi pasien, baik kaki, tangan, rahang, hidung, hingga mata. Langkah ini terpaksa harus dilakukan untuk menghentikan penyebarannya ke otak.

    "Angka kematian (jamur hitam) di atas 50 persen," kata ahli kesehatan negara itu.

    Menurut data pemerintah, negara bagian Maharashtra mencatat angka infeksi tertinggi, yakni mencapai 9.348 kasus.

    Biasanya, India menangani rata-rata 20 kasus mucormycosis per tahun sebelum pandemi. Hanya orang-orang dengan kekebalan tubuh yang rendah berisiko, seperti orang dengan HIV, penerima transplantasi organ, atau yang memiliki kadar gula darah tinggi.

    Para ahli mengaitkan peningkatan baru-baru ini dengan penggunaan steroid yang berlebihan untuk mengobati covid-19. Pemerintah India menuturkan infeksi jamur hitam sebagai epidemi pada Mei lalu saat kasus virus korona melonjak tajam.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id