Puluhan WNI di India Ikuti Repatriasi Gelombang Kelima

    Willy Haryono - 29 Juli 2020 12:50 WIB
    Puluhan WNI di India Ikuti Repatriasi Gelombang Kelima
    Repatriasi gelombang kelima WNI dari India pada Senin 27 Juli 2020. (Foto: KBRI New Delhi)
    New Delhi: KBRI New Delhi terus melakukan upaya perlindungan kepada warga negara Indonesia yang tertahan di India akibat pemberlakuan kebijakan penguncian wilayah (lockdown) oleh Pemerintah India karena pandemi virus korona (covid-19). Repatriasi dalam beberapa gelombang telah dilakukan sejak 24 Maret. 

    Hanya terpaut empat hari sejak repatriasi mandiri Jilid-4 pada 23 Juli lalu, pada Senin 27 Juli kemarin KBRI New Delhi kembali menyukseskan gelombang kelima. Dalam gelombang kelima, WNI yang direpatriasi secara mandiri berjumlah 24 orang.

    Program repatriasi kali ini menggunakan penerbangan Garuda Indonesia (GA 8150) rute Delhi–Medan–Jakarta, yang telah tiba di Jakarta pada Selasa 28 Juli pukul 02.15 dini hari. Dari 24 WNI tersebut, satu di antaranya adalah pelajar, 21 orang peziarah religi, dan dua wisatawan. Mereka datang dari negara bagian Haryana, Punjab, dan Karnataka. 

    Seperti repatriasi sebelumnya, KBRI New Delhi memfasilitasi para WNI dengan surat jalan untuk dimanfaatkan saat melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing di Indonesia. Selain itu, para WNI juga diberi surat keterangan telah melaksanakan tes covid-19 serta mendapat alat pelindung diri (APD) lengkap demi kelancaran dan keamanan mereka hingga sampai di Tanah Air.

    KBRI juga memfasilitasi pelaksanaan swab test/PCR untuk para peserta repatriasi melalui lembaga kesehatan terakreditasi di India. Untuk memberikan asistensi dan menjamin kelancaran pergerakan di bandara, para peserta dan Satgas KBRI untuk repatriasi mandiri telah bersiap di Terminal-3, Indira Gandhi International Airport (IGIA) New Delhi sejak pukul 7 pagi. Pesawat akhirnya landas landas pada Senin pukul 15.45 waktu New Delhi. 

    "KBRI akan terus melakukan tugas perlindungan dengan mengidentifikasi WNI tertahan di seluruh Negara Bagian di India agar dapat kembali ke Indonesia melalui program serupa," kata Konselor Pensosbud di KBRI New Delhi, Irvan Fachrizal.

    "Mengacu pada pengalaman beberapa kali repatriasi sebelumnya, inshaAllah kedepannya akan lebih baik lagi dan WNI bisa segera berkumpul dengan keluarga tercinta di tanah air. Tentunya hal itu yang menjadi semangat buat kami dalam menjalankan tugas untuk mensukseskan setiap program repatriasi," sambungnya, dalam keterangan tertulis KBRI New Delhi yang diterima Medcom.id.

    Respon positif disampaikan WNI terhadap program ini, salah satunya datang dari seorang ibu yang mengunjungi keluarganya di Amritsar, Punjab, bernama Persen Kaur (77).

    "Saya sebenernya sudah ingin sekali ikut repatriasi yang tanggal 18 Juli waktu itu, tapi karena saya jatuh sakit, terpaksa saya tidak ikut. Saya sudah khawatir tidak bisa pulang karena belum ada penerbangan komersial ke Indonesia. Untuk ada repatriasi ini. Pihak KBRI juga sudah banyak membantu saya," ujar Persen Kaur.

    Begitu juga dengan Wahyuddin (36) asal Bandung, yang merupakan peziarah religi. Ia tidak bisa menutupi rasa haru dan kebahagiaannya dalam menjalani repatriasi.

    "Alhamdulillah, akhirnya saya bisa pulang hari ini, sebab istri saya baru saja melaksanakan persalinan dua hari yang lalu. Meski tidak bisa mendampingi istri, tapi saya tetap bersyukur dan sudah nggak sabar mau melihat anak saya yang baru lahir. Terima kasih kawan-kawan KBRI," pungkasnya.

    Hingga saat ini, jumlah total WNI yang telah berhasil dipulangkan dari India sebanyak 419 orang (dari wilayah KBRI New Delhi dan dari wilayah KJRI Mumbai). Dari wilayah KBRI New Delhi sendiri terdapat 238 orang orang, yakni repatriasi perdana sebanyak 59 WNI, repatriasi jilid-2 sebanyak 107 WNI, repatrasi ke-3 sebanyak 47 WNI, repatriasi ke-4 dengan 1 WNI, dan repatriasi kali ini sebanyak 24 WNI.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id