Pesona Kim Yo-jong yang Terus Mencuat untuk Gantikan Kim Jong-un

    Fajar Nugraha - 24 Agustus 2020 16:08 WIB
    Pesona Kim Yo-jong yang Terus Mencuat untuk Gantikan Kim Jong-un
    Kim Yo-jong kembali diperhitungkan sebagai pengganti Kim Jong-un. Foto: AFP
    Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un kembali dikabarkan mengalami masalah kesehatan. Kali ini Jong-un dikabarkan dalam kondisi koma dan nama adik perempuannya, Kim Yo-jong lagi-lagi mencuat ke permukaan.

    Baca: Kim Jong-un Koma, Adik Perempuan Siap Menggantikan.

    Kim Yo-jong, diyakini berusia 31 atau 32 tahun, saat ini menjabat sebagai wakil pemimpin pertama Korea Utara. Dia telah menjadi kepala staf de facto untuk Departemen Propaganda dan Agitasi Partai Buruh Korea (WPK). Jabatan itu diembannya sejak 2014.

    “Diyakini memainkan peran penting dalam menyusun citra kakaknya yang dibangun dengan hati-hati, Yo-jong pertama kali dikenali ketika dia muncul di sisi kakaknya pada saat ayah mereka meninggal pada 2011. Dia naik melalui jajaran politik Pyongyang selama tahun-tahun berikutnya, sebelum menemani kakaknya di panggung internasional,” sebut laporan Newshub, Senin 24 Agustus 2020.

    Digambarkan sebagai sosok mungil, penuh hormat dan sopan, Kim Yo-jong sering terlihat di latar belakang penampilan publik kakaknya, hadir di KTT Singapura dan Hanoi dengan Presiden AS Donald Trump dan rangkaian KTT dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping sepanjang 2018 dan 2019.

    Tidak hanya itu, Yo-jong mewakili Korea Utara di Olimpiade Musim Dingin 2018, dan dilaporkan menjadi anggota langsung pertama dari dinasti yang berkuasa yang mengunjungi Seoul. Dirinya bertugas bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan mengirimkan surat tertulis atas nama kakaknya. Pada Maret 2020, ia mengeluarkan pernyataan resmi sebagai wakil direktur pertama WPK.


     
    Yo-jong adalah putri bungsu dari mantan pemimpin tertinggi Kim Jong-il, yang meninggal karena serangan jantung pada tahun 2011. Ibu satu anak ini diyakini menikah dengan Choe Song, putra pejabat pemerintah Choe Ryong-hae.

    Meskipun jelas merupakan pewaris kediktatoran Kim, jenis kelamin Kim Yo-jong adalah pil pahit yang harus ditelan dalam masyarakat Korea Utara yang sangat patriarkal dan didominasi laki-laki. Namun kandidat dewasa lainnya sedikit dan jarang juga menuntut pemimpin dari garis keturunan Kim.

    Baca: Adik Perempuan Kim Jong-un di Pusaran Pergantian Kekuasaan Korut.

    "Cukup sulit bagi para jenderal Korea Utara untuk menerima seorang pemuda sembilan tahun lalu. Akan sangat sulit bagi mereka untuk menerima seorang wanita muda, tapi tidak ada orang lain," kata penulis biografi Kim Jong-un, Anna Fifield.

    "Untuk Korea Utara, bagi rezim yang telah mempertahankan tempat ini selama lebih dari 70 tahun, ini akan menjadi momen krisis yang nyata,” jelasnya.

    Pada Desember 2013, paman Kim, Jang Song-thaek dieksekusi karena "pengkhianatan", dengan laporan yang mengklaim bahwa seluruh keluarga Jang juga dihukum mati. Saudara tiri Kim, Kim Jong-nam, dibunuh dengan agen saraf pada Februari 2017.

    Sementara Calon ahli waris laki-laki lainnya, Kim Jong-chol dan putra Kim Jong-nam yang berusia 24 tahun, Kim Han-sol, tidak memiliki gelar resmi - Keberadaan yang terakhir juga tidak diketahui. Meski anak-anak Kim belum diidentifikasi secara resmi oleh media pemerintah, diyakini mereka berusia sekolah dasar.

    Dalam sebuah wawancara dengan National Post, Yoo Ho-yeol, seorang profesor studi Korea Utara dan mantan penasihat kementerian unifikasi Korea Selatan, mengatakan peran Yo-jong kemungkinan akan ‘dibatasi paling banyak untuk seorang bupati’ karena sistem feodal.

    "Tidak hanya kepemimpinan yang dominan laki-laki, tetapi orang-orang biasa di sana juga akan melawan pemimpin perempuan," tegasnya.

    Namun, mantan utusan Korea Selatan untuk pembicaraan nuklir internasional dengan Korea Utara, Chun Yungwoo, mengatakan kepada National Post bahwa meskipun masyarakat negara itu tertutup, "garis keturunan ditambah dengan status di Partai Pekerja Korea menggantikan gender" - dan Yo-jong telah mewarisi legitimasi lebih besar untuk memerintah dari yang lain.

    Berkenaan dengan kesehatan pemimpin tertinggi, Fifield mengatakan, penyakit yang dicurigai, atau kematiannya, tidak mungkin untuk dikonfirmasi sampai pengumuman resmi dikeluarkan. Fifield mencatat bahwa rumor operasi jantung tampaknya dapat dipercaya.

    "Saya cenderung percaya bahwa dia telah menjalani operasi jantung - ini sangat dapat dipercaya, pria 36 tahun yang sangat gemuk ini terus-menerus merokok. Tetapi dalam beberapa hari terakhir, Korea Utara terus melaporkan bahwa dia mengirim surat kepada teman-temannya di Suriah dan Kuba, menyarankan bahwa dia masih hidup tetapi tidak bisa difoto atau tampildi TV," pungkas Fifield kepada The AM Show.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id