Peringati AS, Tiongkok Tembak Rudal ke LCS

    Marcheilla Ariesta - 27 Agustus 2020 18:32 WIB
    Peringati AS, Tiongkok Tembak Rudal ke LCS
    Rudal balistik milik Tiongkok. Foto: AFP.
    Beijing: Tiongkok menembakkan dua rudal, yang salah satunya disebut sebagai 'pembunuh kapal induk' ke Luar China Selatan. Peluncuran rudal ini sebagai peringatan bagi Amerika Serikat.

    Laman South China Morning Post, Kamis, 27 Agustus 2020 melaporkan Biejing menembakkan satu rudal balistik jarak menengah, DF-26B dari provinsi Qinghai. Sementara rudal jarak menengah lainnya, DF-21D dari provinsi Zhejiang.

    Koran Tiongkok itu menyebutkan jika penembakkan rudal sebagai tanggapan atas serangan udara Amerika Serikat di area 'zona larangan terbang'.

    Menteri Pertahanan Tiongkok, Mark Esper mengatakan Tiongkok telah berulang kali gagal memenuhi janji untuk mematuhi hukum internasional. 

    "Untuk memajukan agenda mereka Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok terus mengejar rencana modernisasi agresif untuk mencapai militer kelas dunia pada pertengahan abad ini," ucap Esper.

    "Ini pasti akan melibatkan perilaku provokatif mereka di Laut China Selatan dan Timur, dan di mana pun yang dianggap penting oleh pemerintah Tiongkok untuk kepentingan mereka," imbuhnya.

    Kedua rudal tersebut dilaporkan ditembakkan ke arah daerah antara provinsi Hainan dan Kepulauan Paracel yang disengketakan.

    Surat kabar Hong Kong mengutip sumber anonim mengatakan pesawat mata-mata U-2 AS dilaporkan telah memasuki zona larangan terbang yang dibuat Tiongkok tanpa izin pada Selasa lalu. Penerbangan dilakukan selama latihan militer yang dilakukan Tiongkok di Laut Bohai.

    Duta Besar Tiongkok untuk Inggris, Liu Xiaoming mengatakan langkah AS sangat menggangu Tiongkok. "Aksi AS itu sangat menganggu latihan rutin Tiongkok dan aktivitas latihan kami," tuturnya.

    Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok menggambarkan penerbangan pesawat mata-mata sebagai tindakan tak terpuji. "Tindakan itu provokatif. Kami minta AS berhenti melakukannya," ucap Zhao.

    Juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok, Kolonel Senior Wu Qian menyebutkan rudal itu dapat membawa hulu ledak konvensional atau nuklir dan mampu meluncurkan serangan presisi ke target darat dan laut.

    Dengan jangkayan 4.500 kilometer, DF-26 dapat mencapai Pasifik Baray dan Samudera Hindia, serta fasilitas Amerika di Guam, Pulau Diego Garcia di Inggris, dan bahkan hingga ke Darwin di Australia.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id