comscore

Populer Internasional: Taliban Buang Miras Hingga Australia Hidup dengan Covid-19

Willy Haryono - 04 Januari 2022 08:04 WIB
Populer Internasional: Taliban Buang Miras Hingga Australia Hidup dengan Covid-19
Sekelompok anggota Taliban berpatroli di kota Kabul, Afghanistan. (AFP)
Kabul: Agen intelijen Afghanistan membuang sekitar 3.000 liter minuman keras ke sebuah kanal di Kabul. Badan mata-mata negara itu melakukannya lantaran kelompok Taliban yang kini berkuasa sedang berusaha menindak penjualan minuman beralkohol.

Kabar tersebut menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Selasa, 4 Januari 2022.
Dua berita terpopuler lainnya adalah Israel yang memberikan vaksin Covid-19 dosis keempat dan Australia yang bertekad hidup berdampingan dengan Covid-19.

Berikut selengkapnya:

  • Perangi Miras, Agen Intelijen Afghanistan Buang 3.000 Liter Alkohol ke Kanal
Rekaman video yang dirilis Direktorat Jenderal Intelijen (GDI) menunjukkan para agennya membuang alkohol di dalam tong ke kanal, usai mereka menyitanya dalam penggerebekan di ibu kota.
 
"Umat Muslim harus benar-benar menjauhkan diri dari pembuatan dan penjualan alkohol," kata seorang ulama, dalam video yang diunggah oleh badan tersebut di Twitter.

Menjual dan mengonsumsi alkohol dilarang, bahkan di bawah pemerintahan Afghanistan sebelumnya. Namun, Taliban lebih keras lagi dalam menindak praktik semacam ini.

Selain minuman beralkohol, apa lagi yang coba diberantas oleh Taliban? Cek selengkapnya di sini.
  • Israel Izinkan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat untuk Individu 60 Tahun ke Atas
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan, vaksin Covid-19 dosis keempat akan diberikan kepada tenaga kesehatan dan warga berusia 60 tahun ke atas. Pemberian dosis penguat (booster) kedua ini merupakan upaya Israel dalam meredam lonjakan kasus Covid-19 yang dipicu kemunculan varian Omicron.
 
"Gelombang Omicron sudah ada di sini, dan kita harus melindungi diri," kata PM Bennett.

Ia mengatakan, Kementerian Kesehatan Israel telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin Covid-19 dosis keempat bagi jajaran tenaga medis dan orang lanjut usia berumur 60 tahun ke atas.

Seperti apa kondisi penyebaran Omicron di Israel? Cek selengkapnya di sini.

Dampak Omicron Ringan, Australia Akan Lanjutkan Pembukaan Ekonomi

Pemerintah Australia akan melanjutkan rencana membuka kembali perekonomian negara. Keputusan ini diambil setelah Negeri Kanguru memandang dampak yang ditimbulkan varian covid-19 Omicron relatif ringan.
 
Australia mencatat lebih dari 37 ribu kasus baru Covid-19, dengan jumlah orang yang dirawat di rumah sakit juga meningkat.

"Kita harus berhenti memikirkan jumlah kasus dan penyakit serius. Kita harus bisa hidup bersama virus, mengelola kesehatan kita sendiri, dan memastikan bahwa kita memantau gejala-gejala itu agar perekonomian tetap berjalan," kata Perdana Menteri Scott Morrison.

Apa yang dikatakan Menteri Kesehatan Australia terkait situasi Omicron saat ini? Cek selengkapnya di sini.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id