RS India Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19

    Marcheilla Ariesta - 07 September 2021 22:26 WIB
    RS India Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19
    India bersiap menghadapi gelombang ketiga covid-19. Foto: AFP.



    New Delhi: India mempersiapkan diri untuk menghadapi gelombang ketiga covid-19. Sejumlah rumah sakit di India telah melakukan persiapan untuk mengantisipasi lonjakan pasien covid-19 pada musim festival yaitu September-November.

    Belajar dari pengalaman ketiga gelombang kedua menghantam India pada April-Mei lalu, Rumah Sakit Sir Ganga Ram di New Delhi menambah jumlah tempat tidur pasien. Mereka juga memastikan pasokan oksigen yang cukup.

     



    Ganga Ram meningkatkan kapasitas penyimpanan oksigennya sebesar 50 persen. Rumah sakit tersebut juga telah memasang pipa sepanjang satu kilometer yang akan mengalirkan oksigen ke ICU khusus covid-19, serta memasang peralatan untuk menjaga aliran oksigen tetap tinggi.

    "Mengingat kemungkinan munculnya varian virus korona dengan tingkat penularan dan kekebalan yang lebih tinggi, rumah sakit bersiap untuk kondisi terburuk," kata Direktur Medis Rumah Sakit Sir Ganga Ram, Satendra Katoch, dilansir dari Malay Mail, Selasa, 7 September 2021.

    Selama puncak gelombang kedua pandemi covid-19 di India, Ganga Ram memperluas kapasitasnya hampir 50 persen menjadi sekitar 600 tempat tidur. Namun kasus covid-19 yang melonjak sangat drastis, membuat 500 pasien di Ganga Ram harus masuk ke dalam daftar tunggu untuk mendapatkan tempat tidur.

    Baca juga: 11 Warga India di Kerala Mengalami Gejala Virus Nipah

    Secara nasional, India telah menambah jumlah tempat tidur rumah sakit dalam beberapa bulan terakhir dan mengimpor lebih dari 100 oksigen. Pemerintah federal telah menyetujui pembangunan hampir 1.600 pabrik penghasil oksigen di rumah sakit.

    Hampir semua negara bagian menyiapkan bangsal pediatrik atau bangsal anak-anak khusus covid-19. Para ahli juga memperingatkan anak-anak yang tidak divaksinasi sangat rentan terhadap varian covid-19 yang baru.

    Survei pemerintah memperkirakan, sebanyak dua pertiga orang India sudah memiliki antibodi penangkal covid-19 melalui infeksi alami. Sementara 57 persen orang dewasa telah menerima setidaknya satu dosis vaksin covid-19.
     
    "Jumlah orang yang rentan akan berkurang sekarang, karena banyak orang telah terinfeksi atau divaksinasi," kata ahli epidemiologi dan ahli jantung K. Srinath Reddy.

    Presiden Yayasan Kesehatan Masyarakat India itu mengatakan, jika terjadi infeksi berulang, maka gejalanya cenderung ringan dan dapat menjalani perawatan mandiri dari rumah.

    "Kesenjangan serius dalam pemberian layanan kesehatan yang terlihat pada gelombang kedua cenderung tidak terlihat," ujar Reddy.

    Saat ini, India mencatat 33,1 juta kasus covid-19, dengan 441.042 kematian. India telah memberikan 698,4 juta dosis vaksin. Setidaknya 57 persen dari 944 juta orang dewasa telah mendapatkan satu dosis vaksin covid-19 dan 17 persen mendapatkan dua dosis vaksin.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id