Sebut Vaksin Sinopharm Tidak Aman, Dokter Tiongkok Tarik Ucapannya

    Juven Martua Sitompul - 11 Januari 2021 08:08 WIB
    Sebut Vaksin Sinopharm Tidak Aman, Dokter Tiongkok Tarik Ucapannya
    Seorang dokter Tiongkok sebut vaksin covid-19 dari Sinopharm paling tidak amam di dunia.
    Beijing: Seorang pakar vaksin yang berbasis di Shanghai, Dr Tao Lina melontarkan kesimpulan menggemparkan mengenai vaksin covid-19 keluaran Sinopharm. Menurutnya vaksin itu adalah yang paling tidak aman.

    Namun setelah melontarkan ucapan itu, Dr Tao menarik kembali ucapannya. Dia menuduh media VOA yang memutarbalikkan kata-katanya dalam sebuah artikel.

    Tao, seorang ahli vaksin yang berbasis di Shanghai dan mantan karyawan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Shanghai, baru-baru ini menerbitkan sebuah postingan di media sosial Tiongkok Sina Weibo yang mengkritik panduan pengguna vaksin Sinopharm. Dia mencantumkan 73 kemungkinan reaksi merugikan, karena terlalu lama dan terlalu berhati-hati.

    Dia menulis secara menyindir bahwa panduan pengguna, yang dimaksudkan tidak memiliki keterlibatan langsung mengenai masalah itu. Pernyataan Dr. Tao secara tidak sengaja membuat vaksin covid-19 tersebut tampak seperti vaksin paling tidak aman di dunia dan dapat digunakan oleh pihak yang bermusuhan sebagai alat untuk mempertanyakan keamanannya.

    Namun, VOA di situs berbahasa Mandarinnya menggunakan kata-kata Tao dalam laporannya yang diterbitkan pada Kamis, menulis bahwa vaksin Sinopharm ditemukan menghasilkan 73 efek samping, menjadikannya vaksin paling tidak aman di dunia.

    "Saya tidak pernah mengatakan bahwa vaksin yang tidak aktif kekurangan keamanan dan kemanjuran. Sebaliknya, saya sering menekankan bahwa vaksin yang tidak aktif yang diproduksi oleh China aman dalam banyak artikel untuk menepis kekhawatiran publik tentang vaksinasi,” ujar Tao, kepada Global Times, Senin 11 Januari 2021.

    Tiongkok telah menyelesaikan tiga uji klinis vaksin virus korona dalam waktu kurang dari setahun dan uji klinis fase III menunjukkan bahwa keamanan dan kemanjuran vaksin Sinopharm mencapai 79 persen. "Anda tidak pernah bisa terlalu menekankan pada keamanan dan kemanjuran. Upaya untuk mendiskreditkan citra keamanan vaksin Tiongkok benar-benar membuat saya kesal," kata Tao.

    Laporan itu memutarbalikkan kata-kata Tao untuk mendukung narasinya sendiri dan bahkan menekankan status Tao sebagai ahli vaksin dan mantan karyawan departemen pencegahan dan pengendalian penyakit Shanghai untuk mendukung klaimnya.

    "Saya tidak mengatakan di pos bahwa vaksin China tidak aman, karena saya tahu sebagian besar dari 73 reaksi merugikan yang tertulis di panduan pengguna vaksin Sinopharm tidak ada. Cara ironis ini menunjukkan keamanan dan kemanjuran vaksin Tiongkok telah didistorsi oleh media asing, "kata Tao kepada Global Times.

    Tao mengatakan instruksi yang tidak tepat yang tertulis pada vaksin menyesatkan publik, dan tidak ada bukti konklusif bahwa beberapa reaksi merugikan yang ekstrim seperti tekanan darah tinggi secara langsung berkaitan dengan vaksin. "Ada kemungkinan bahwa beberapa karyawan sementara yang tidak bertanggung jawab membuat panduan pengguna ini, yang mungkin salah ditulis" ucapnya Tao.

    Tao mengungkapkan bahwa panduan pengguna vaksin Sinopharm yang dia posting secara online tertanggal 30 Desember dan mungkin bukan versi final. Sinopharm dapat memperbaikinya nanti, katanya.

    Kemudian Tao menjelaskan hal itu justru karena dia sangat yakin bahwa vaksin covid-19 yang dilemahkan Sinopharm sangat aman sehingga dia mendapat dosis pertama vaksin virus corona pada 26 Desember dan akan menerima dosis kedua pada Sabtu ini.

    Sementara Komentar yang sekarang dihapus tentang vaksin covid-19 Sinopharm telah mencantumkan efek samping "nyeri di sekitar area suntikan, sakit kepala, tekanan darah tinggi, kehilangan penglihatan dan rasa, dan inkontinensia urin".

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id