Pemilu Selandia Baru Dimulai, PM Ardern Incar Mayoritas Parlemen

    Willy Haryono - 17 Oktober 2020 10:42 WIB
    Pemilu Selandia Baru Dimulai, PM Ardern Incar Mayoritas Parlemen
    PM Selandia Baru Jacinda Ardern. (Foto: AFP)
    Wellington: Jutaan warga Selandia Baru beramai-ramai mendatangi tempat pemungutan suara dalam pemilihan umum pada Sabtu, 17 Oktober 2020. Pemilu awalnya dijadwalkan pada September lalu, namun ditunda karena adanya pandemi virus korona (covid-19).

    Sejumlah survei menempatkan Perdana Menteri Jacinda Ardern sebagai unggulan dalam pemilu ini. Keunggulan PM Ardern sebagian besar dikaitkan dengan keberhasilannya menangani pandemi covid-19.

    Namun pertanyaan besarnya adalah, apakah partai PM Ardern juga akan mampu menjadi mayoritas di parlemen. Belum pernah ada satu pun partai di Selandia Baru yang meraih mayoritas di parlemen sejak negara tersebut memberlakukan sistem bernama Mixed Member Proportional (MMP) pada 1996.

    Dilansir dari BBC pada Sabtu, 17 Oktober 2020, pemungutan suara di Selandia Baru dibuka pada pukul 09.00 pagi waktu setempat dan akan ditutup pada 19.00. Lebih dari satu juta orang sudah menggunakan hak suara mereka lebih awal, yang sudah dibuka sejak 3 Oktober lalu.

    Warga Selandia Baru juga telah diminta untuk menggunakan suara mereka dalam dua referendum selain pemilu parlemen.

    Sebagian besar pengamat memperkirakan Ardern akan menang dan melaju ke periode kedua. Beberapa survei bahkan menyebutkan PM Ardern berpeluang mencetak mayoritas di parlemen.

    Namun, ada juga pakar yang menyebutkan bahwa mayoritas di parlemen mungkin tidak akan bisa dicapai Partai Buruh di bawah kepemimpinan PM Ardern.

    Profesor Jennifer Curtin dari University of Acukland mengatakan, situasi serupa pernah terjadi di masa lalu, saat seorang pemimpin diyakini akan meraih mayoritas. Namun pada akhirnya, hal itu tidak terwujud.

    "Saat John Key menjadi pemimpin, survei menunjukkan peluangnya mencapai 50 persen. Tapi di hari pemilihan, itu tidak terjadi," ucapnya.

    "Pemilih di Selandia Baru cukup taktis dalam membagi suara mereka. Sekitar 30 persen warga memberikan suaranya untuk partai yang lebih kecil, jadi ini artinya Partai Buruh belum tentu akan meraih 50 persen suara," sambung dia.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id