India Perluas Vaksinasi Covid-19 untuk Semua Orang Dewasa

    Willy Haryono - 01 Mei 2021 17:04 WIB
    India Perluas Vaksinasi Covid-19 untuk Semua Orang Dewasa
    Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 ke seorang warga di sebuah pusat kesehatan di New Delhi, India pada 1 Mei 2021. (Prakash SINGH / AFP)



    New Delhi: Dalam upaya meredam lonjakan dahsyat jumlah kasus Covid-19, India memperluas vaksinasi untuk semua orang dewasa pada Sabtu, 1 Mei 2021. Perluasan dilakukan saat infeksi harian Covid-19 di India dalam 24 jam terakhir melampaui 400 ribu.

    Perluasan juga dilakukan saat India masih kesulitan mengamankan cukup vaksin di tengah kelangkaan bahan baku di sejumlah negara bagian. Masalah harga juga menghambat upaya perluasan vaksinasi di tengah gelombang kedua Covid-19 di India.






    Baca:  Kasus Harian Covid-19 di India Lampaui 400 Ribu

    Sejauh ini, dilansir dari laman New York Post, semua vaksin Covid-19 yang disediakan Pemerintah India tidak dipungut biaya alias gratis. Namun pemerintah juga mengizinkan rumah sakit swasta untuk menjual vaksin Covid-19 dengan harga terjangkau di angka 250 rupee atau setara Rp42 ribu.

    Namun aturan tersebut akan diubah untuk memperluas vaksinasi. Harga vaksinasi Covid-19 di rumah sakit swasta kini akan ditentukan oleh produsen vaksin.

    Beberapa negara bagian kemungkinan tidak akan bisa mengratiskan vaksin karena mereka membeli produk dengan harga dua kali lebih tinggi dari pemerintah.

    Sejauh ini baru sekitar 2 persen dari total 1,3 miliar penduduk India yang sudah sepenuhnya divaksinasi. Sementara mereka yang baru menerima satu dosis vaksin Covid-19 di India angkanya berkisar 10 persen.

    Laju vaksinasi harian di India menurun dari 3,6 juta pada awal April menjadi kurang dari 2,5 juta saat ini.

    Total kasus Covid-19 di India kini mencapai 18,7 juta, dengan angka kematian mencapai 208.330.

    Sejak 22 April, India mencatat lebih dari 300 ribu kasus Covid-19 pada setiap harinya. Lonjakan tersebut membuat sistem kesehatan di India hampir runtuh, termasuk dalam hal ketersediaan ranjang rumah sakit dan pasokan oksigen.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id