11 Orang Termasuk Anak-Anak Tewas Terkena Ranjau di Afghanistan

    Willy Haryono - 06 Juni 2021 16:04 WIB
    11 Orang Termasuk Anak-Anak Tewas Terkena Ranjau di Afghanistan
    Prajurit Afghanistan saat menjalankan operasi di distrik Bala Morghab, provinsi Badghis, pada 26 Maret 2017. (HOSHANG HASHIMI / AFP)



    Kabul: Setidaknya 11 warga sipil, termasuk anak-anak, tewas saat kendaraan mereka terkena ledakan ranjau darat di Afghanistan utara. Pemerintah Afghanistan menuduh kelompok Taliban sebagai dalang di balik ledakan tersebut.

    Sejauh ini belum ada grup apapun, termasuk Taliban, yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan pada Sabtu kemarin. Dikutip dari laman Times Live pada Minggu, 6 Juni 2021, ledakan terjadi beberapa jam sebelum jajaran petinggi Taliban dan perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertemu di Qatar.

     



    Kedua pihak hendak membicarakan proses perdamaian Afghanistan serta jaminan keamanan bagi diplomat dan staf agensi kemanusiaan di negara tersebut.

    Seorang juru bicara Taliban mengatakan via Twitter bahwa Sher Mohammad Abbas Stanekzai, deputi kantor politik Taliban, "menekankan kembali komitmen kuat terhadap proses perdamaian" dalam pertemuannya dengan perwakilan PBB di Qatar.

    Walau delegasi Taliban memastikan keamanan bagi semua diplomat dan staf agensi PBB di Afghanistan, jajaran petinggi Kabul menuduh grup tersebut masih melakukan aksi kekerasan terhadap pasukan pemerintah dan warga sipil.

    Husamudim Shams, gubernur provinsi Badghis, mengonfirmasi bahwa 11 penumpang sebuah kendaraan, termasuk tiga anak-anak, tewas dalam ledakan ranjau darat. Saat kejadian, kendaraan tersebut sedang bertolak menuju kota Qala-e-Naw.

    Ledakan ranjau darat dan bom rakitan sering dipakai kelompok bersenjata dalam menyerang pasukan keamanan, pejabat, aktivis, dan jurnalis di Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir.

    Menurut data PBB pada April lalu, hampir 1.800 warga Afghanistan tewas atau terluka di tiga bulan pertama 2021. Pertempuran berlangsung di saat Taliban dan pemerintah Afghanistan terus mengupayakan proses perdamaian.

    Baca:  3 Ledakan Bom Tewaskan 10 Orang di Kabul Afghanistan

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id