Singapura akan Perketat Pembatasan Covid-19 untuk Pelancong Australia

    Marcheilla Ariesta - 30 Juni 2021 17:35 WIB
    Singapura akan Perketat Pembatasan Covid-19 untuk Pelancong Australia
    Beberapa jalanan di Singapura kosong karena warga tidak keluar rumah saat pandemi. Foto: AFP.



    Singapura: Pemerintah Singapura berencana memperketat pembatasan Covid-19 bagi pelancong asal Australia. Langkah ini diambil karena peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Negeri Kanguru.

    Sementara untuk para pelancong dari provinsi Guangdong, Tiongkok, pemerintah Singapura tidak akan mewajibkan karantina jika mereka dinyatakan negatif Covid-19 pada saat kedatangan.

     



    Jumat mendatang, warga Singapura, penduduk tetap, dan pemegang izin jangka panjang yang memiliki riwayat perjalanan ke Australia dalam 21 hari terakhir, harus melakukan tes PCR setibanya di Negeri Singa Putih.

    Dilansir dari laman Channel News Asia pada Rabu, 30 Juni 2021, setelah tiba di Singapura, mereka juga harus menjalani isolasi mandiri di rumah selama tujuh hari. Setelah itu, mereka akan kembali menjalani tes PCR untuk menentukan kelanjutan dari masa karantina tersebut.

    Pelancong jangka pendek yang memegang Air Travel Pass (ATP) dengan riwayat perjalanan ke Australia dalam 21 hari terakhir sebelum keberangkatan ke Singapura, tidak akan diizinkan masuk.

    "Langkah-langkah ini diambil untuk pelancong dari Australia, mengingat peningkatan jumlah kasus Covid-19 di sana," kata Kementerian Kesehatan Singapura (MOH).

    Terlebih saat ini empat kota di Australia secara serentak menerapkan penguncian (lockdown) untuk mengekang penyebaran Covid-19.

    Baca juga: Rencana Mengejutkan Singapura: 'Hidup dengan Covid-19'

    Sydney, ibu kota New South Wales (NSW), sedang menerapkan lockdown ketat selama dua pekan hingga 9 Juli mendatang. Sementara lockdown di Perth, Brisbane, dan Darwin berlaku hingga akhir pekan ini.

    NSW mencatat total 170 kasus lokal Covid-19 sejak infeksi pertama terkait varian Delta terdeteksi dua pekan lalu. Kasus varian Delta di NSW pertama kali ditemukan pada pengemudi limosin yang mengangkut awak maskapai luar negeri.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id